0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Waspada! Lapas Dapat Dijadikan Ladang Rekrutmen Teroris

dok.timlo.net/achmad khalik
Seminar "Program Aksi Nasional: Penanganan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Terorisme di Lapas dan Pelatihan Penguatan Perspektif Korban Terorisme Bagi Petugas Keamanan" (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Direktorat Jendral Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Ditjen Pas Kemenkum HAM) menggandeng Aliansi Indonesia Damai (AIDA) menggelar seminar bertajuk “Program Aksi Nasional: Penanganan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Terorisme di Lapas dan Pelatihan Penguatan Perspektif Korban Terorisme Bagi Petugas Keamanan” di Solo, Senin (10/10) siang. Kegiatan tersebut diikuti berbagai perwakilan Lapas di Jawa Tengah dan DIY.

“Kegiatan ini diikuti oleh 12 perwakilan Lapas dari seluruh Kawasab Jawa Tengah dan DIY,” terang Direktur Pembinaan Narapidana Kemenkum HAM, Iwan Jaya saat membuka seminar.

Kegiatan yang diselenggarakan selama dua hari ini, kata Iwan, bertujuan untuk meningkatkan semangat, pengetahuan dan kapasitas petugas Lapas dalam melakukan penanganan WBP sesuai materi yang relevan. Terlebih, ancaman saat ini dengan adanya napi teroris yang menjadi satu dalam area Lapas.

“Penanganan antara Napi pidana umum atau kriminal berbeda dengan penanganan Napi teroris. Jika petugas lengah, maka Lapas dapat dijadikan ladang rekrutmen anggota teroris baru,” jelasnya.

Sementara, Direktur AIDA Hasibullah Satrawi mengatakan, pihaknya ingin petugas Lapas memiliki cara efektif dalam menangkal paham radikal yang dibawa oleh Napi terorisme saat mereka berada di dalam tahanan.

“Jadi jangan sampai teroris yang menjadi WBP ini melakukan perekrutan di dalam Lapas. Kalau bisa, para petugas Lapas ini memiliki cara ampuh supaya WBP teroris ini usai menjalani masa tahanan kembali ke jalan yang benar,” jelasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge