0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tiga Penambang Tewas Tertimbun Longsor Galian C

merdeka.com
Ilustrasi Tanah Longsor (merdeka.com)

Timlo.net — Tiga orang meninggal akibat bencana tanah longsor yang terjadi di Kawasan Penambangan Galian C tepatnya di Dusun Kasiman, Desa Gemblengan, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, Minggu (9/10).

Ketiga korban yaitu Mufanto (46) dan Slamet Muhdiyanto (42) penambang warga Dusun Sendangsari, Desa Sendangsari, Kecamatan Garung. Serta Manidi (50), seorang sopir truk warga Kampung Garung, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo.

Kalakhar BPBD Wonosobo Prayid mengungkapkan, longsor bermula sekitar pukul 06.30 WIB, saat beberapa penambang termasuk ketiga korban sedang menggali material pasir di Bantaran Sungai Propok, Wonosobo.

Sekitar pukul 09.00 WIB, terdengar suara gemuruh keras dari atas tebing tidak jauh dari area penambangan. Hingga akhirnya, material longsoran berupa pasir dan batu dari atas tebing runtuh dengan sekejap dan cepat menimpa ketiga korban.

“Beberapa penambang lain yang berada di pinggir galian mengaku sudah berteriak mengingatkan rekan-rekannya yang berada di area tersebut untuk menyelamatkan diri. Namun, karena longsoran terjadi cepat, ketiga korban tidak berhasil menyelamatkan diri,” terangnya.

Usai kejadian, beberapa warga kemudian memberitahukan kejadian tersebut ke pemilik lahan, yakni Basori (60), warga Dusun Sendagsari, Desa Sendangsari, Kecamatan Garung. Kemudian mereka meneruskan laporannya Kepolisian Sektor (Polsek) Garung dan Kepolisian Resor (Polres) Wonosobo.

Mendapatkan laporan, puluhan petugas polisi, relawan SAR dan warga bergerak menuju lokasi musibah untuk berupaya mengevakuasi jenazah korban yang tertimbun longsor.

Kapolres Wonosobo AKBP Azis Andriansyah memimpin langsung proses pengangkutan ketiga korban.

“Akibat longsoran material yang cukup banyak, mereka (korban) tertimbun material longsor sehingga mengalami luka cukup parah,” ungkapnya.

Azis menceritakan setelah petugas gabungan berupaya untuk melakukan proses evakuasi dengan cara manual, ketiga korban berhasil dievakuasi dari timbunan material longsor sekitar pukul 13.00 WIB.

Usai dilakukan identifikasi oleh petugas Polres Wonosobo dan tim medis Puskesmas Garung mereka kemudian korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) sekitar tempat tinggal mereka.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan ketiga korban murni meninggal akibat musibah longsor. Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan,” tandas Azis.

[ian]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge