0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Disiram Air Keras, Kulit Peserta Lari Marathon Ini Melepuh

timlo.net/nanin
Kapolres Boyolali, AKBP Agung Suyono (berkaos putih), mendatangi korban air keras, Eni , di RSUD Pandanaran, Boyolali (timlo.net/nanin)

Boyolali – Seorang peserta lomba marathon lima gunung harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD Pandanaran, Boyolali. Korban menderita luka bakar di wajah dan kedua kaki setelah disiram air keras oleh orang tidak dikenal.

“Waktu kejadian saya baru berada di rute ke arah Gunung Merbabu. Tiba-tiba dari belakang saya ada yang naik motor dan langsung menyiram air ke punggung dan kaki. Awalnya terasa dingin,tapi terus terasa panas sekali,” cerita korban Eni Rosita (38) warga Perum Griya Raya Ciputat Tangerang, Banten Eni saat ditemui di Ruang 10 Arjuna, RSUD Pandanaran, Minggu (9/10).

Kejadian itu dialaminya pada Sabtu (8/10) malam saat dirinya sedang beriringan dengan peserta dari Philipina. Dia mengaku tidak kenal dan tidak bisa mengingat ciri-ciri pelaku. Pasalnya lokasi kejadian sangat gelap dan sepi.

“Begitu terasa panas, saya langsung minta tolong,” tambahnya.

Semula, Eni dibawa ke Puskesmas Selo, namun karena luka melepuhnya parah akhirnya dirujuk ke RSUD Pandanaran. Luka paling parah terlihat di kaki kiri. Namun dia bersyukur punggungnya tidak terkena air keras, lantaran terlindungi tas ransel.

Sementara itu, Kapolres Boyolali, AKBP Agung Suyono, mengungkapkan saat ini masih dilakukan penyelidikan. Selain minim saksi, lokasi kejadian juga sepi dan minim penerangan. Sehingga korban tidak bisa mengingat ciri-ciri pelaku. Hanya saja, pelaku diduga naik motor bebek dan membawa tas ransel warga oranye.

“Kita masih kejar pelaku, untuk modus kemungkinan hanya ingin mengacaukan pelaksanaan lomba,” tambahnya.

Lomba marathon lima gunung digelar selama dua hari, Sabtu-Minggu (8-9/10). Dengan rute lima gunung yaitu, Gunung Andong-Gunung Merbabu-Gunung Merapi-Gunung Merbabu-Telomoyo, start lomba dari Mesastila Resort di Magelang.

“Kita serahkan ke pihak hukum, semoga segera ketemu pelakunya,” ujar salah satu panitia, Nur Pahlui.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge