0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Belasan Rumah Diterjang Banjir dan Tanah Longsor

istimewa
Petugas TNI/Polri bahu membahu menyingkirkan kayu yang membuat aliran air mampet (istimewa)

Wonogiri — Bencana alam kembali sambangi Wonogiri, di Kecamatan Eromoko banjir bandang dan tanah longsor menerjang empat desa. Dikabarkan, beberapa unit mesin pertanian milik warga hanyut. Rumah-rumah warga tergenang dan beberapa fasilitas umum jebol.

“Saat ini banjir sudah surut, relawan, SAR, TNI/ Polri dan dibantu warga sekitar melakukan kerja bakti pemulihan paska bencana,” ujar Camat Eromoko Danang Erawanto, Minggu (9/10).

Banjir bandang terjadi di Desa Sindukerto, Minggarharjo dan Baleharjo sedang di Desa Pucung terjadi tanah longsor. Sebelum peristiwa itu terjadi, pada Sabtu (8/10) sore, saat wilayah Eromoko diguyur hujan deras.

“Bantuan berupa logistik sudah dikirim oleh Pemkab Wonogiri,” katanya.

Menurut dia, sebanyak enam mesin pompa air milik warga Sindukarto hanyut terbawa arus sungai yang meluap. Bahkan satu unit sepeda motor yang terparkir di jalan dekat sungai hanyut. Di Baleharjo, luapan air bah itu menggenangi empat rumah warga di RT 2/RW 3, dengan ketinggian air sekitar 50 centimeter. Kemudian di Desa Minggarharjo, banjir juga merendam tujuh rumah warga, genangan air juga meluas hingga Dusun Sampang dan Bero.

Sekitar 10 hektar lahan pertanian dan 10 rumah warga di Desa Pucung juga terdampak banjir. Hal itu disebabkan mampetnya aliran air yang menuju luweng. Akibatnya, 10 kepala keluarga (KK) dengan jumlah jiwa 14 orang terpaksa mengungsi di rumah kerabatnya.

Bersamaan waktu, di Desa Sindukarto juga terjadi tanah longsor yang menyebabkan rumah dapur milik salah satu warga tertimpa longsoran material.

“Korban jiwa nihil, untuk kerugian baru kami data,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge