0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

KPU Minta Bawaslu Membuat Kode Etik untuk Lembaga Survei

merdeka.com
Bawaslu (merdeka.com)

Timlo.net – Komisi Pemilihan Umum (KPU) berharap Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) membuat sebuah kode etik untuk lembaga survei. Harapannya agar hasil survei yang dirilis kepada publik tetap dapat terverifikasi dan tetap menjaga kredibilitas lembaganya.

“Bawaslu bisa rekomendasi pada lembaga survei buat bikin dewan etik yang terdiri dari masyarakat dan lembaga survei,” kata Anggota KPU, Arif Budiman, Sabtu (8/10).

Dia mengungkapkan, dengan adanya kode etik maka lembaga survei yang mencoba bermain mata dengan salah satu pasangan calon dapat dikenakan sanksi. Sebab sejauh ini, belum ada lembaga atau badan apapun yang dapat melakukan pengawasan terhadap lembaga survei.

“Jadi kalau ada lembaga survei nakal, dewan etik bisa kasih sanksi supaya tidak melakukan pelanggaran lagi,” tegasnya.

Meski demikian, katanya, sejauh ini lembaga survei masih berjalan sesuai track-nya dibandingkan Pilgub DKI 2012 lalu. Kala itu, salah satu pasangan mengklaim akan menang telak karena mengacu pada sejumlah survei yang memenangkan namanya.

“Ada pelajaran berharga Pilkada DKI lima tahun lalu sebelum pemungutan suara ada jajak pendapat yang katanya si A menang terus, jajak pendapat berhenti, ternyata real time si B menang. Meski putaran kedua sengit lagi tapi pemungutan suara selesai dan diakui masyarakat juga tenang,” jelas dia.

[lia]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge