0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Partai Idaman Bentukan Rhoma Irama Tak Lolos Verifikasi

merdeka.com
Rhoma Irama (merdeka.com)

Timlo.net – Partai Idaman bentukan pedangdut Rhoma Irama tidak lolos verifikasi untuk mengikuti pemilu 2019. Selain Partai Idaman, ada tiga partai baru lainnya yang dinyatakan tidak lolos verifikasi, yakni Partai Rakyat, Partai Rakyat Berdaulat, dan Partai Kerja Rakyat Indonesia.

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly menjelaskan, empat partai dinyatakan gagal dalam proses verifikasi karena terbentur beberapa persyaratan, seperti kepengurusan belum mencukupi, status kantor partai politik dan persyaratan administrasi lainnya.

Sedangkan partai baru yang lolos verifikasi adalah Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Meski lolos verifikasi atas ketetapan badan hukum karena telah memenuhi syarat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 dan Peraturan Menteri Hukum dan HAM nomor 37 tahun 2015, tak serta merta PSI bisa ikut Pemilu karena harus kembali diverifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Nanti yang ikutin Pemilu syaratnya itu dilakukan oleh KPU. Ini adalah (verifikasi) syarat badan hukum, berbeda lagi syarat ikut pemilu verifikasi di KPU,” tuturnya, Jumat (7/10).

Seperti diketahui, Partai Idaman sendiri pertama kali dideklarasikan pada Juli 2015 lalu. Sebagai bentuk keseriusan, pada Oktober 2015, Rhoma Irama kemudian mengumumkan susunan pengurus inti Partai Idaman di Tugu Proklamasi.

“(Pengurus) setia menjunjung tinggi Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945, jalan Ukhuwah Islamiyah lintas mazhab, lintas ormas dengan tidak saling mengkafirkan sesama muslim,” kata Rhoma.

Pengurus Partai Idaman, kata dia, harus menghormati perbedaan yang tidak prinsipal, mewujudkan persatuan kesatuan nasional tanpa membedakan suku bangsa, bahasa budaya dan agama.

Pengurus juga harus taat, setia dan tidak mengkhianati pimpinan serta anggaran dasar dan anggaran rumah tangga Partai Idaman, melaksanakan tugas sesuai yang diembankan, serta menjalin komunikasi harmonis dengan partai lain.

[lia]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge