0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

DPC PPP Versi Muktamar Jakarta Ancam Cabut Dukungan ke Djan Faridz

foto: Rosyid
Dari kiri, Tokoh Senior PPP Moedrick Sangidoe, Ketua DPC PPP Wonogiri, Anding Sukiman, Ketua DPC PPP Klaten Mukhlis Mursyidi, Ketua DPC PPP Sragen Rus Sutaryono mengancam akan menarik dukungan kepada Djan Faridz bila tetap mendukung ahok dalam Pilgub Jakarta. (foto: Rosyid)

Solo – Jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Soloraya versi Muktamar Jakarta mengancam menarik dukungan mereka kepada Ketua DPP PPP, Djan Faridz. Pernyataan tersebut disampaikan pengurus DPC PPP Solo, Sragen, Wonogiri, Klaten, dan Karanganyar setelah ia menyatakan dukungan kepada Calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok.

“Kami sangat kecewa dengan sikap Pak Djan Faridz. Karena suara dari mulai dari anggota, laskar, DPC sampai DPW semua sepakat untuk menolak Ahok,” kata Ketua DPC PPP Klaten, Mukhlis Mursidi, Sabtu (8/10).

Pria yang juga menjabat Sekretaris DPW PPP Jawa Tengah itu menuding Djan Faridz telah mengkhianati kepercayaan para pendukungnya. Selain itu, dukungan terhadap Ahok dinilai tidak sesuai dengan asas partai berlambang Kabah itu. Pasalnya, keputusan tersebut diambil tanpa melalui mekanisme yang berlaku di PPP.

“Tidak ada rapat dengan Dewan Pertimbangan, Dewan Syariah, dan lain-lain. Tiba-tiba ada kabar Pak Djan Faridz mendukung,” kata dia.

Sementara itu, Ketua DPC Sragen dengan tegas meminta Djan Faris menyebut Djan Faridz telah menampar wajah PPP dengan dukungannya kepada Ahok. Selain melanggar asas partai, sikap tersebut dinilai sebagai sikap oportunis.

“Kami berikan waktu kepada Pak Djan Faridz untuk kembali membatalkan dukungannya kepada Ahok dan meminta maaf kepada kader-kader di daerah. Kalau memang masih terus mendukung Ahok, maka kami akan menarik dukungan kami,” kata dia.

Tokoh senior PPP Solo sekaligus anggota Majelis Pertimbangan Partai Pro Djan Faridz, Moedrick Sangidoe menegaskan, ancaman menarik dukungan tidak hanya disampaikan dari pangurus DPC Solo Raya.

“Kemarin dari Lampung, Yogyakarta, dan daerah lain juga sudah telfon saya. Mereka sangat kecewa dan mengancam mau menarik dukungan kalau masih mendukung Ahok,” kata dia.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge