0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dipukul Dua Kali, Pemandu Karaoke Laporkan Suami ke Polisi

merdeka.com
ilustrasi (merdeka.com)

Sragen — Seorang ibu rumah tangga, DAS (27), terpaksa melaporkan suaminya sendiri ke polisi lantaran diduga telah melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap dirinya. Dia mengaku telah dianiaya suaminya yang berinisial DI (38), warga Desa Gondang, Kecamatan Gondang di depan umum.

“Korban mengaku dianiaya pelaku di depan umum saat makan di sebuah warung soto, di kawasan shoping center,” kata Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Saptiwi mewakili Kapolres AKBP Cahyo Widiarso, Jumat (7/10).

Kejadian itu berawal ketika DAS, pada tanggal 30 September 2016 lalu sekitar pukul 02.00 WIB, sepulang dari kerja tidak langsung menuju rumah. Tetapi dia kumpul-kumpul dulu bersama teman-temannya sambil makan di sebuah warung soto, kawasan shoping center, Jalan Raya Sukowati Sragen.

DAS sendiri selama ini memang bekerja sebagai pemandu karaoke (PR) di sebuah tempat hiburan di Sragen. Saat dia tengah asik menyantap makanan, tiba-tiba didatangi DI, suaminya. Tanpa banyak bicara, DI langsung memukuli muka DAS dengan menggunakan sandal.

“Dari laporan korban, dia dipukul dua kali oleh pelaku. Yang pertama menggunakan sandal mengenai muka dan yang kedua mengenai muka dengan tangan kosong,” terang Saptiwi.

Akibat kejadian tersebut DAS merasa kesakitan pada bagian wajahnya dan mengalami memar. Karena tidak terima diperlakukan seperti itu, akhirnya dia melaporkan suaminya sendiri ke Polres Sragen.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge