0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Perahu Tenggelam, Delapan Santri Hilang di Bengawan Solo

ilustrasi tenggelam (merdeka.com)

Timlo.net – Sebuah perahu tenggelam di Bengawan Solo, tepatnya di perbatasan antara Kabupaten Tuban dan Lamongan, Jawa Timur, Jumat (7/10). Perahu berisi 25 santri Pondok Pesantren Langitan, Tuban.

Dari informasi yang dihimpun, santri Ponpes Langitan tersebut hendak ke Pasar Babat, Lamongan, dengan menyeberang melalui Bengawan Solo. Karena terlalu banyak muatan, perahu yang mereka tumpangi oleng dan tenggelam.

“Info lebih lanjut masih dalam penyelidikan tim di lapangan,” terang Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf.

Pria yang disapa Gus Ipul tersebut mengungkapkan, upaya yang dilakukan pertama BPBD Tuban melakukan penyelidikan di tempat kejadian. Kemudian melakukan koordinasi dengan Forpimcam Babat, BPBD Lamongan dan para warga.

“Saat ini masih dalam tahap kaji cepat,” katanya.

Selain itu, Gus Ipul juga menyampaikan rasa prihatin atas musibah tersebut.

“Saat ini, Tim SAR tengah berupaya menemukan seluruh korban,” lanjutnya.

Sementara dari upaya pencarian yang dilakukan hingga saat ini, delapan santri belum berhasil ditemukan. 17 santri sisanya, berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.

“Pengasuh pondok juga telah menghubungi segenap wali santri, yang belum diketemukan. Mereka berasal dari beberapa daerah seperti dari Medan, Brebes, Bojonegoro dan lain-lain. Kecelakaan ini akibat kelebihan kapasitas. Kami berdoa supaya pengasuh, wali santri, dan para santri diberi kesabaran atas musibah ini,” harap Gus Ipul.

[gil]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge