0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Firdaus Sutrisno dan Suka Duka Melatih Tim Sepak Bola CP

dok.timlo.net/aryo yusri atmaja
Firdaus Sutrisno (dok.timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo — Dunia sepak bola yang tak biasa menjadi hari-hari bagi Firdaus Sutrisno. Dirinya mengemban tugas mengawal tim sepak bola Cerebral Palsy (CP) atau penderita lumpuh otak, selain difabel.

Firdaus Sutrisno ditunjuk kontingen Solo untuk melatih tim sepak bola CP di Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) Jawa Barat (15-24 Oktober). Dirinya berbagi cerita tentang suka dukanya melatih pesepakbola berkebutuhan khusus.

“Pernah suatu ketika tim sudah siap bertanding di Sukoharjo. Semua pemain sudah bersiap, namun ada satu yang ternyata cuma membawa sepatu sebelah saja,” ujar Sutrisno, kemarin.

Tak hanya dirinya yang mengalami, pelatih sebelumnya, yakni Anshar Ahmad yang berlaga di Singapura tahun lalu. Bagi Sutrisno, memang diperlukan kesabaran dalam menangani  anak didik penderita CP. Meski demikian, Sutrisno bangga akan tingkat kemauan yang berujung pada prestasi tim.

“Pernah juga ada pemain yang asik menggiring bola, kok tahu-tahu jatuh sendiri. Hal itu harus dimaklumi. Namun terlepas dari itu, mereka ternyata membanggakan dengan mampu menjadi juara empat di Singapura tahun lalu, dari tujuh negara peserta,” imbuh Sutrisno.

“Saya sudah terbiasa berbaur dengan pemain-pemain penyandang disabilitas. Karena kebetulan saya juga bekerja di rehabilitasi sentrum Jebres, jadi ya sudah sangat familiar dengan anak-anak ini. Sementara kemampuan sepak bola saya tularkan dari pengalaman dulu bermain di klub internal Persis, Adidas,” tandas Firdaus.

Tim Jateng akan tampil di Pepearnas Jawa Barat, beranggotakan diantaranya pemain yang baru saja membela APG Singapura tahun lalu, seperti Amar, Ahmad Suwaidi, Adi Joko Saputro, Dani wijayanto. Mengingat mayoritas diperkuat pemain Pelatnas, Jateng pun mematok target emas di Cabor ini.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge