0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dituduh Bayar Mahar Rp 10 Triliun, Ini Kata Ahok

merdeka.com
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) (merdeka.com)

Timlo.net – Bakal calon gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan dirinya tak pernah memberikan uang Rp 10 triliun sebagai mahar kepada PDIP. Sebab, Ahok mengaku tak punya uang sebanyak itu.

Pernyataan tersebut disampaikan untuk membantah tudingan bahwa Ahok telah memberikan mahar kepada PDIP untuk mengusung dirinya pada Pilgub DKI 2017. Merespon tudingan itu pula, PDIP melaporkan seorang wartawan senior ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya.

Ahok menerangkan, bila uang sebanyak Rp 10 triliun itu didepositokan, bunga yang diterima setiap bulannya mencapai Rp 55 miliar.

“Kalau gue punya duit Rp 10 triliun, Rp 55 miliar gue taruh (di bank), gue bantu orang aja terus,” kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Jumat (7/10).

“Saya jadi pejabat enggak bisa bantu orang. Kalau saya punya Rp 10 T, deposito hampir Rp 60 miliar tiap bulan, gue bisa bantu orang. Dana abadi. Aku belum pernah ketemu perusahaan yayasan hebat mana pun menaroh Rp 10 T dana abadi,” sambung Ahok.

Ahok justru menuding yang menyebarkan kabar tersebut seorang rasis yang tidak memiliki kemampuan untuk bersaing dengan dirinya pada Pilgub DKI Jakarta mendatang.

“Itu cuma tindakan pengecut si rasis yang enggak ngerti tanding. Makanya saya bilang kita tanding saja ngomongin program,” jelas Ahok.

Sebelumnya, tuduhan itu ditulis melalui akun Facebook miliknya dengan mengutip berita dari media online ‘Suara Nasional’.

Postingan itu sendiri ditulis Hanibal pada Selasa (20/9) lalu. Status di Facebook itu ditulisnya menjelang deklarasi PDIP untuk mengusung dan mendukung Ahok di Pilgub DKI, sekitar pukul 18.30 WIB.

[rnd]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge