0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kebijakan Tax Amnesty Indonesia, Perbankan Singapura Kelabakan?

merdeka.com
ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net – Perbankan Singapura diklaim mulai khawatir dengan kebijakan tax amnesty di Indonesia. Informasi menyebut, mereka kekurangan dana segar untuk memenuhi keperluan jangka pendek.

Ekonom Samuel Aset Manajemen, Lana Soelistianingsih mengungkapkan, wajar jika kekhawatiran itu muncul pada perbankan Singapura. Alasannya, mereka akan kekurangan dana segar untuk memenuhi keperluan jangka pendek.

“Saya kira kalau alasannya Bussines to Bussines itu wajar. Karena kalau kita menyimpan uang kita di dalam negeri jumlahnya besar, kemudian kita pindahkan atau tarik customer service pasti akan bilang, aduh kenapa ini ditarik ya. Kalau anda punya Rp 100 miliar itu ditahan ya wajar,” kata Ekonom Samuel Aset Manajemen, Lana Soelistianingsih, Jumat (7/10).

Menurutnya, perbankan Singapura khawatir akan kehilangan nasabah yang menyimpan uang dalam jumlah yang besar. Sehingga, mereka harus memutar otak untuk mencari cara agar bisa memenuhi likuiditas mereka.

“Wajar saja karena bank itu akan kekurangan likuiditas. Kan belum tentu dapat nasabah baru dengan nasabah lama yang jumlahnya seperti yang menarik uangnya tadi,” imbuhnya.

Meski begitu, Bank Central Singapura tidak akan tinggal diam. Sebab, mereka akan menutupi kekurangan perbankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Lana memperkirakan, kembalinya uang para pengusaha ke Tanah Air memberi potensi adanya penurunan bunga di seluruh perbankan Singapura. Hal ini dilakukan agar perbankan bisa dengan mudah mencari likuiditas.

“Bank central sana juga akan merespon ya kalau ada likuiditas keluar mereka juga akan menambah jumlah uang untuk menggantikannya. Tetapi proses penggantiannya kan tidak serta merta dapat. Misalkan bunga diturunkan, bunga di Singapura makin turun supaya jadi yang likuiditas bisa mencari di pasar uang antar bank,” jelasnya.

[sau]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge