0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

THR Sriwedari bakal Dibangun di Masjid Raya, Ini Tanggapan Dewan

dok.timlo.net/semuaadadisini.com
THR Sriwedari Solo (dok.timlo.net/semuaadadisini.com)

Solo — Kalangan legislatif menilai wacana pembangunan Masjid Raya di lahan Taman Hiburan Rakyat (THR) Sriwedari terlalu terburu-buru. Pasalnya, tanah di THR saat ini masih dalam status sengketa antara Pemkot dan ahli waris.

“Ini harus dijelaskan dulu, status tanahnya milik siapa. Pemkot atau ahli waris,” terang Ketua Fraksi Demokrat Nurani Rakyat (FDNR) DPRD Kota Solo Supriyanto, Jumat (7/10).

Supriyanto menilai, pembangunan masjid di Kawasan THR merupakan janji politik pasangan Walikota dan Wakil Walikota saat ini. Janji tersebut, memang wajib diwujudkan. Hanya saja, realisasinya menunggu kajian dari Pemkot terlebih dahulu.

“Pembangunan masjid di kawasan THR memang sudah ideal, tapi harus sesuai kajian serta status lahan yang digunakan juga harus jelas,” terangnya.

Terlebih, lanjut Supriyanto, tahun ini Pemkot telah menganggarkan untuk Detail Engineering Design (DED) dengan menggunakan APBD Perubahan tahun 2016. Sehingga memang hal ini dirasa sudah dimatangkan oleh Pemkot.

”Ya kalau memang sudah siap bisa saja langsung dimulai, namun ya itu tadi harus ada kejelasan dulu. Jangan sampai kedepan ada persoalan sengketa yang lebih berat,” jelasnya.

Sementara Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Solo YF Sukasno mengatakan, pembangunan masjid di kawasan THR Sriwedari bukan semata untuk memenuhi janji politik saja. Namun Masjid Raya ini juga bisa dimaknai untuk memberikan fasilitas ibadah yang lokasinya representatif di tengah kota.

”Kalau sengketa saya rasa tidak bisa menghalangi Sriwedari menjadi fasilitas publik. Dan saya yakin Pemkot punya solusi yang terbaik,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge