0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kutu Putih Mengganas, Harga Pepaya Anjlok Drastis

Kades Madu, Mardimin, menunjukkan tanaman pepaya yang terserang hama kutu putih (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Harga pepaya di kalangan petani mengalami penurunan drastis. Kondisi ini makin diperparah dengan mengganasnya hama kutu putih. Pepaya yang terserang hama kutu putih, tidak ada rasanya. Akibatnya, harga menjadi turun, dari biasanya perbuah bisa mencapai Rp 3 ribu hingga Rp 5 ribu, saat ini hanya laku seribu rupiah.

“Ini kan jenis Thailand, terkenal manisnya, tapi kalau sudah terkena kutu putih, tidak ada rasanya,” kata Kades Madu, Boyolali, Mardimin, Rabu (5/10).

Dijelaskan, serangan hama kutu putih sudah terjadi sejak tiga bulan lalu. Diawal serangan, petani menggunakan air deterjen untuk membasmi. Caranya dengan menyemprot atau membasuh buah dengan air detergen. Upaya ini berhasil. Namun, belakangan upaya tersebut gagal.

“Kutu putihnya tidak mati, malah tambah banyak, akibatnya banyak yang membiarkan tanamanya begitu saja,” imbuhnya.

Untuk Desa Madu sendiri, hama kutu putih ini menyerang lahan pepaya seluas 35 hektar. Serangan hama kutu putih ini, menurut Mardimin, sangat cepat. Tidak hanya buah, namun juga menyerang bagian daun dan batang.

“Kalau didaun dan batang warnanya hitam pekat, susah diobati,” tambahnya.

Hal senada juga diungkapkan petani pepaya, Suparni. Ia mengaku harus memilah-milah buah pepaya yang matang untuk dipetik. Buah pepaya yang terkena kutu putih parah, kadang dibiarkan saja membusuk. Pasalnya bila dijual tidak laku.

“Paling buat pakan sapi, kalau yang bisa dipanen, kita panen. Kita cuci bersih baru dijual,” pungkasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge