0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PON, Tim Anggar Jateng Dicurangi Jabar

Kejurnas Anggar antar PPLP (timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo — Tim anggar Jawa Tengah harus menerima kekecewaan mendalam di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat 2016. Jateng dikerjai habis-habisan oleh tuan rumah, dan harus puas dengan medali perak.

Berlaga di Hotel Haris Festival Citylink Bandung, 23-28 September, Jateng hanya mampu mengemas dua perak dan empat perunggu. Medali-medali bagi Jateng diperoleh dari nomor perorangan maupun beregu. Sebenarnya kesempatan terbaik Jateng merebut emas sejatinya hadir di nomor sabel beregu putri.

Nomor ini diperkuat Agustin Dwi Damayanti, Yully Andhika Putri, Adira Kurniawati, dan Dinda Dwi Ariyanti. Sayang Agustin Dwi dkk hanya mampu merebut perunggu. Namun impian untuk meraih emas sirna karena kecurangan tuan rumah.

Kegagalan Jateng paling pahit dirasakan Agustin Dwi berjumpa fencer tuan rumah, Alida Megaputri Salim. Harusnya, Agustin mendapat emas saat poin sama-sama 14. Ketika Agustin menyerang, lampu menyala yang pertanda poin untuk Agustin. Protes yang dilayangkan Jabar dikabulkan sang pengadil pertandingan.

Wasit justru mengesahkan protes Jabar dan memberi Agustin kartu merah. Alhasil seluruh poin yang didapat Agustin hangus dan dinyatakan kalah.

“Kemarin bukan hanya dikerjai, tapi sudah dizalimi tuan rumah Jabar. Tuan rumah menghalalkan segala cara untuk mendapat emas,” terang pelatih kontingen anggar Jateng, Hendra Faradilah, Rabu (5/10).

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge