0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Anggota Bergabung Kanjeng Dimas, Mabes TNI Belum Ambil Sikap

merdeka.com
Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (merdeka.com)

Timlo.net – Mabes TNI belum bisa memberikan sanksi terhadap anggotanya yang bergabung dan mengamankan padepokan Kanjeng Dimas. TNI sendiri masih mengkaji permasalahan tersebut.

“Ya kita harus melihat dulu kesalahan dia bergabung di padepokan itu apa? Kalau anggota TNI itu hanya ikut di Padepokan seperti itu kemudian ikuti di yayasan seperti itu sanksi hukumnya apa harus melihat dulu,” kata Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo, Rabu (5/10).

Dijelaskan Gatot, dengan melakukan penyelidikan tersebut maka pihaknya tahu pelanggaran apa yang dilakukan oleh prajuritnya itu. Kemudian, Gatot dan TNI bisa menentukan pasal-pasal yang disangkakan terhadap anggotanya tersebut.

“Karena sekali lagi saya katakan ada penyelidikan dan penyidikan dulu di situ baru kita bisa mengetahui apakah ada pasal-pasal hukum yang dilanggar sama anggota saya begitu ya,” jelas Gatot.

Sebelumnya, Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) V Brawijaya, Mayor Jenderal TNI I Made Sukadana menyebut ada satu anggota yang menjadi pengikut Taat Pribadi. Anggota pengikut Taat Pribadi diketahui berpangkat Kolonel.

Dugaan sementara, anggota TNI itu jadi pengikut Taat Pribadi lantaran tergiur diiming-imingi uang yang bisa digandakan. Diakui Suganda informasi itu diketahuinya berdasarkan laporan dari intelijen di lapangan. Saat ini, TNI tengah melakukan pembinaan terhadap anggota yang menjadi pengikut Taat Pribadi tersebut.

[tyo]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge