0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Uang Perusahaan Ratusan Juta Dihabiskan untuk Karaoke

Pelaku penggelapan uang perusahaan saat diperiksa polisi (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Lantaran ingin menuruti keinginannya untuk bersenang-senang, Anton Sunanto (33) akhirnya gelap mata dan menempuh jalan pintas. Warga Perum Dempel Baru Permata RT11/ RW25 Kelurahan Muktimarjo Kidul, Kecamatan Pedurung, Kabupaten Semarang ini nekat ‘menggondol’ uang setoran perusahaan hingga mencapai ratusan juta.

Berdasarkan pengakuan pelaku, dirinya menggelapkan uang dengan menggunakan modus pemberian kwitansi. Saat pelanggan memberikan sejumlah uang guna membayar setoran alat elektronik yang mereka beli, pelaku memberikan sebuah kwitansi pembayaran. Sedangkan, uang yang dia terima yang seharusnya disetorkan ke perusahaan justru ‘ditilap’ untuk kesenangannnya berkaraoke.

“Modus yang saya lakukan sudah sejak bulan Mei lalu,” terang Anton di hadapan wartawan, Rabu (5/10).

Dari hasil penggelapan yang dilakukan, pelaku telah mengantongi sebanyak Rp 443 juta. Hasil penggelapan uang perusahaan tersebut telah habis untuk berkaraoke dan menyewa sejumlah gadis pemandu karaoke.

Ditempat yang sama, Kapolsek Laweyan Kompol Agus Puryadi mengatakan aksi pelaku diketahui setelah korban (pemilik perusahaan —Red), Didid Prawiradikarta (65) warga Dukuh Sidomukti, Salatiga melaporkan kejahatan yang dilakukan pelaku. Dari hasil penyelidikan saksi, barang bukti dan sejumlah kwitansi, polisi akhirnya menetapkan Anton sebagai tersangka.

“Saksi dan bukti telah komplit, saat pelaku diperiksa saat itu juga langsung ditetapkan sebagai tersangka karena mengarah langsung kepada dirinya. Dan pelaku juga mengakui perbuatannya,” jelas Kapolsek.

Atas perbuatannya, pelaku dijerta dengan Pasal 374 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan dengan ancaman hukuman mencapai empat tahun penjara.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge