0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jemaah Haji Pembawa Uang Miliaran Dipulangkan

dok.merdeka.com
Ilustrasi (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Tiga jemaah haji asal Indonesia yang kedapatan membawa uang miliaran Rupiah akhirnya dibebaskan. Proses pembebasan tersebut setelah melalui pemeriksaan didampingi perwakilan Konjen Indonesia di Jeddah, Arab Saudi.

“Sekitar pukul 17.30-an kita berhasil membebaskan tiga jemaah haji yang tertangkap tadi malam. Prosesnya berjalan lancar,” kata Ketua PPIH Arab Saudi, Dumyathi Bashari saat menggelar jumpa pers di kantor Misi Haji Indonesia, Madinah, Selasa (3/10) malam.

Dumyathi menjelaskan, proses pendampingan terhadap tiga jemaah tersebut dimulai tadi malam. Ketiga jemaah haji tersebut didampingi oleh perwakilan dari PPIH Arab Saudi, Kurniawan, bahkan didampingi juga saat di penjara. Demikian juga saat BAP juga didampingi oleh perwakilan dari Konjen RI Jeddah, Ahmad Rofik.

“Ketiga jemaah haji kita tempatkan di wisma haji ini. Insya Allah semua proses pemberangkatan ke Tanah Air ke depan kita akan urus. Proses pembebasan ini dijamin oleh adik dari salah satu donatur, yakni Syeikh Ibrahim Alkhudairi. Bahkan akan temani sampai pemulangannya nanti,” imbuhnya.

Perwakilan dari Konjen RI Jeddah, Ahmad Rofik, mengungkapkan pembebasan ini berkat kerjasama antara PPIH Arab Saudi, serta Konjen RI di Jeddah. Namun untuk penyelesaiannya akan menunggu dua sampai empat hari ke depan.

“Kami di KJRI dipesankan pimpinan, bahwa kami harus responsif bergerak cepat memberi bantuan. Jika ada kasus seperti ini kita langsung dampingi proses BAP di badan investigasi. Dalam BAP tadi bisa berjalan lancar. Mereka bertiga tidak tahu aturan di Arab Saudi, itu meringankan,” kata Rofik.

Rofik menambahkan, aturan di Arab Saudi tidak boleh membawa uang cash lebih 60 ribu Riyal setara Rp 200 juta saat berada di pesawat. Kalau pun membawa, harus ada dokumen yang jelas.

“Harus di-declare. Di negara lain sama, meski tindakannya beda-beda. Ke depan agar tidak terjadi lagi kasus seperti ini. Bila tidak bisa dijelaskan asal usul uangnya, maka tuduhannya rekembang lagi. Harus kita pahami ke depannya agar kita terhindar dari kasus ini dan jemaah haji bisa pulang dengan lancar,” paparnya.

Adapun proses hukum berikutnya, tiga jemaah haji tersebut masih akan dimintai keteranga terkait uang titipan dari para donatur di Arab Saudi. Mereka yang bertanggung jawab terhadap uang ini juga akan dimintai keterangannya oleh penyidik.

“Jika sesuai, baru dianggap clear uang ini bukan dicurigai. Artinya sah, legal. Sumber dananya jelas dari mana, butuh proses 2-4 hari ke depan,” imbuhnya.

Lalu bagaimana status uang miliaran tersebut? Menurut Dumyathi Bashari, kemungkinan kecil uang tersebut bisa dibawa pulang ke Indonesia. Namun demikian pihaknya masih mengupayakan agar uang tersebut dapat dibawa pulang ke Tanah Air.

“Menurut info, kecil kemungkinan. 80 persen akan ditarik, hanya sebagian kecil saja yang bisa dibawa ke Indonesia. Kita usahakan bisa dibawa. Besok Syeikh yang menyumbang akan datang memberikan keterangan kepada penyidik. Kalau clear antara BAP dan keterangan sumber dana ini insya Allah jemaah kita bisa dipulangkan,” kata Dumyathi.

[war]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge