0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Korban Dimas Kanjeng Setor Rp 202 Miliar Ditukar Emas Palsu

merdeka.com
Polisi menunjukkan emas diduga palsu milik korban Dimas Kanjeng (merdeka.com)

Timlo.net – Polisi menggeledah kediaman salah satu korban Dimas Kanjeng di Makassar. Korban bernama Hj Najemiah, menyetor uang senilai Rp 202 miliar ke Taat Pribadi secara bertahap dari 2013 hingga tahun 2015.

Kapolda Sulselbar, Irjen Anton Charliyan mengungkapkan, uang miliar rupiah itu diserahkan dengan cara ditransfer. Ada pula secara tunai dengan rincian Rp 9 miliar melalui transfer perbankan dan sisanya Rp 193 miliar secara tunai dibawa ke Probolinggo.

Uang itu kemudian dikembalikan Taat Pribadi dengan batangan emas totalnya seberat 500 kilogram. Selain itu, ada juga uang kertas dari berbagai mata uang asing selain rupiah seperti mata uang asing dari negara Korea, Vietnam, Kamboja, Iran dan Euro. Itu semua dikirimkan oleh Kanjeng Dimas Taat Pribadi ke Makassar melalui kapal laut dibawa oleh suruhannya.

“Soal total nilai uang, berat batangan-batangan itu masih akan kita identifikasi lagi,” ujar Anton.

Ditambahkan dia, untuk menyelidiki kasus Najemiah, penyidik Polda Jawa Timur masih akan berada di Makassar karena harus meminta keterangan dari sejumlah saksi. Sebab, informasi yang diterima, korban Kanjeng Dimas Taat Pribadi di Makassar mencapai 3.000 orang, namun yang baru melapor keluarga Hj Najemiah.

“Tapi ini ada sembilan saksi korban akan diperiksa. Akan dikumpulkan keterangan termasuk apakah ada warga yang menjadi korban Najemiah karena terbujuk untuk mengikutinya,” sambungnya.

Terkait penggeledahan di rumah Hj Najemiah, di Jl Sunu, Kecamatan Tallo, Makassar, ditemukan uang, emas batangan dan benda pusaka berupa tiga bilah keris yang kesemuanya diduga kuat palsu.

Semua barang-barang itu akan dibawa ke Polda Jawa Timur untuk selanjutnya diuji keasliannya secara laboratoris.

[lia]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge