0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hanyut dari Jebres, Alfian Ditemukan di Tanon

Mayat anak laki-laki yang ditemukan di Desa Pengkol, Kecamatan Tanon (timlo.net/tarmuji)

Sragen – Sosok mayat anak laki-laki yang diperkirakan berumur enam tahun ditemukan warga di kebun jagung di pinggir Bengawan Solo. Persisnya di Dukuh Kranggan, Desa Pengkol, Kecamatan Tanon. Diduga mayat tersebut merupakan korban kalap akibat banjir yang terjadi di wilayah Solo pada Minggu malam.

“Sebelumnya memang ada laporan adanya anak hilang yang diduga hanyut saat main di dekat sungai,” kata Kapolsek Tanon, AKP Agus Jumadi mewakili Kapolres Sragen AKBP Cahyo Widiarso, Senin (3/10).

Mayat ditemukan pertama kali seorang pemulung Sutomo (46), warga Dukuh Kranggan RT 20, Desa Pengkol, Kecamatan Tanon, sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu dirinya sedang mencari rosok di kebun jagung milik Hadi Suprapto di Dukuh Kranggan.

Saksi melihat ada sesosok mayat anak kecil yang mengapung di kebun jagung yang terletak di pinggir Bengawan Solo. Saat itu Bengawan Solo memang sedang meluap akibat hujan yang cukup lebat pada Minggu (2/10) malam. Temuan itu kemudian dilaporkan ke warga lainnya dan kepolisian.

Setelah ditelusuri, diketahui mayat tersebut adalah Alfian Nugroho (6), pelajar SD Tri Pusaka, Jebres warga di Kelurahan Jagalan RT 04/RW 04, Kecamatan Jebres, Surakarta. Korban dilaporkan hilang lantaran hanyut saat main di dekat sungai.

“Saat ditemukan korban sudah dalam keadaan tewas, tubuh membengkak, tanpa busana dan identitas ditemukan di pinggir Sungai Bengawan Solo,” jelas Agus.

Dia menambahkan, dari hasil pemeriksaan dokter tidak diketemukan adanya tanda-tanda penganiayaan. Pihaknya juga telah menghubungi keluarga korban untuk datang ke lokasi.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge