0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Isu Penggusuran Jadi Black Campaign Calon Gubernur DKI

Tiga Pasang Calon Gubernur DKI Selfie Bareng (merdeka.com)

Timlo.net – Tim pemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang menyebut kebijakan penggusuran era Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayata dinilai tidak manusiawi dibandingkan saat Joko Widodo menjabat Gubernur DKI Jakarta.

Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Perreira menilai, tudingan tersebut diyakini lawan politik sebagai cara terbaik untuk menurunkan elektabilitas duet Ahok-Djarot. Cara ini, katanya, juga bertujuan untuk menaikkan popularitas jagoan parpol lain.

“Untuk pendukung penantangnya Pak Ahok-Djarot memang tidak ada cara lain untuk memperkenalkan kandidatnya. Atau mungkin diyakini bahwa cara terbaik untuk menaikan popularitas jagoannya adalah dengan mengkritik. Untuk men-down grade Ahok-Djarot,” kata Andreas, Senin (3/10).

Menurutnya, kritik terhadap kinerja Ahok-Djarot itu adalah trik lama selain kampanye hitam. Sayangnya, Andreas menegaskan upaya tersebut tidak akan berhasil. Sebab, warga Jakarta akan mengerti pasangan yang memenuhi kualifikasi sebagai pemimpin dan yang hanya mencoba peruntungan.

“Terkesan tidak ada ide baru dari penantang Pak Ahok, tidak ada solusi. Selain daripada kritik dan negatif campaign,” tegasnya.

“Pada akhirnya rakyat akan paham mana pasangan yang punya kualifikasi untuk memimpin DKI, dan mana pasangan yang sekedar coba-coba tarung,” sambung Anggota komisi I DPR ini.

[rnd]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge