0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Peringati Hari Batik, Warga Laweyan ”Membatik Langit”

timlo.net/achmad khalik
Kegiatan “Membatik Langit” di Halaman Diamond Hotel, Solo, Minggu (2/10) pagi (timlo.net/achmad khalik)

Solo – Memperingati hari Batik Nasional, ratusan warga di Kecamatan Laweyan Solo mengikuti kegiatan ”Membatik Langit” di Halaman Diamond Hotel, Solo, Minggu (2/10) pagi. Tak hanya dari kalangan perajin saja melainkan para anak muda hingga anak-anak juga turut serta menorehkan malam ke kain putih dengan menggunakan canthing.

“Kegiatan ini, sebagai bentuk ikut serta warga Laweyan dalam melestarikan warisan leluhur khususnya kain batik,” terang Camat Laweyan, Hendro Pramono.

Dengan diangkatnya tema ”Membatik Langit”, pihaknya memiliki cita-cita untuk terus mengenalkan batik hingga ke penjuru nusantara bahkan terkenal hingga manca. Mengingat, batik sebagai warisan leluhur bangsa wajib untuk dilestarikan dan diajarkan kepada generasi muda secara terus menerus.

“Jikalau kita mampu, akan kita lukis seluruh langit dengan motif batik. Artinya, kita akan terus mengenalkan batik Laweyan ini ke seluruh penjuru negeri hingga mancanegara,” terangnya.

Sementara itu, perwakilan dari Pemkot Solo, Hasta Gunawan sangat mengapresiasi semangat dan upaya yang dilakukan oleh warga Laweyan. Selain itu, pihaknya juga akan terus memberikan support terhadap kreativitas yang dikembangkan oleh masyarakat Kota Solo.

img20161002081555

“Kami berkomitmen untuk mendukung usaha di Kota Solo. Dengna kegiatan ini tentunya, batik Laweyan akan makin dikenal dan mendunia,” jelas pria yang juga menjabat sebagai Kepada Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Solo tersebut.

Sebagai puncak acara kegiatan “Membatik Langit” tersebut, diterbangkan sebuah layang-layang dengan corak motif batik kawung. Harapannya, seiring berkembangnya jaman batik lebih banyak dikenal hingga ke mancanegara.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge