0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Program Doktor Ilmu Ekonomi Raih Akreditasi A

Solo – Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) menggelar tasyakuran setelah meraih akreditasi A. Tasyakuran ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNS, Dr. Hunik Sri Runing Sawitri, M.Si dan dimeriahkan oleh seminar nasional bertemakan Ekonomi Global Dalam Transisi : Siapkah Indonesia ?

“Akreditasi bertepatan dengan Dies Natalis ke 8 PDIE UNS,” jelas Dekan FEB UNS di sela-sela pemotongan tumpeng tasyakuran, di Aula FEB UNS, Solo, Sabtu (1/10).

Sementara itu, seminar nasional tersebut menampilkan Presiden Director PT AXA Mandiri Financial Service, Dr. Arry Basuseno, Dosen FE UI Zasfri Ananto Husodo, PhD dan Anggota DPR Dr. Abdul Kharis Almasyhari.

Pada kesempatan itu, Dr. Arry Basuseno mengemukakan, kondisi ekonomi global, dunia sekarang ini sekitar 80 persen dari total laba yang ada ternyata berasal dari sekitar 10 persen dari public company.

Menurut Arry, jumlah perusahaan public di Amerika Serikat pada tahun 1997 berjumlah 6.797 perusahaan. Sedang di tahun 2013 tinggal 3.485 perusahaan. Dalam waktu kurang dari 6 tahun, jumlah public company-nya tinggal separuh.

“Disini sisanya hilang. Selain lantaran ambruk, ya melakukan konsolidasi,” ungkap Presiden Director PT AXA Mandiri Financial Service.

Sementara itu, Dr. Abdul Kharis Almasyhari mengemukakan, pertumbuhan ekonomi dunia diproyeksi hanya 3,1 persen pada tahun 2016 pada proyeksi Juli, turun dari 3,2 persen.

“Pada tahun 2017, ekonomi dunoa diproyeksi tumbuh 3,4 persen,” jelasnya.

Lebih lanjut Kharis mengungkapkan, perkembangan ekonomi Indonesia mengalami pertumbuhan sebesar 5,18 persen pada triwulan II – 2016. Konsumsi rumah tangga masih merupakan sumber utama pertumbuhan Indonesia, disusul investasi langsung dan konsumsi pemerintah.

“Peranan ekspor dan impor masih negatif,” ujarnya.

Kharis mengemukakan proyeksi pertumbuhan Indonesia menurut Asian Development Bank (ADB) mengoreksi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini menjadi 5 persen. Angka ini turun dari perkiraan sebelumnya, dimana pada Maret 2016 ADB memprediksi ekonomi Indonesia pada tahun 2016 akan tumbuh 5,2 persen.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

KEMBALI KE ATAS badge