0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

SAR Selamatkan Sekeluarga Pendaki Lawu yang Terjebak Banjir

Evakuasi pendaki Gunung Lawu (Ilustrasi evakuasi pendaki di Lawu | dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar –Seribuan orang mendaki  ke puncak gunung Lawu, bertepatan dengan tahun baru Jawa 1 Sura,  Sabtu (1/10). Hujan deras membuat sekelompok kecil pendaki terdiri dari enam orang sekeluarga, terjebak banjir bandang di aliran kali dekat kawasan bertapa Pringgondani dan terpaksa dievakuasi tim SAR.

Anggota Badan SAR Nasional (Basarnas) di Solo, Gohan Wijayana mengatakan,  hujan turun sejak Sabtu siang di lereng Lawu.  Meski demikian, cukup banyak pendaki yang nekat tetap naik. Sebagian dari mereka merupakan peziarah yang ingin mengunjungi sejumlah tempat petilasan Prabu Brawijaya Pamungkas, raja terakhir Majapahit yang diyakini muksa di puncak Lawu.

Termasuk di antaranya satu keluarga asal Surabaya, yakni Budi (58), Sri Hartati (57), Haryani (26) Rangga (8) Kirani (1) Widia (35), Deltasya (4) dan Leman (32).

“Mereka naik Sabtu siang melalui jalur yang tidak terlalu lazim namun banyak dipilih peziarah, dari Desa Blumbang ke arah Pringgondani lalu naik sampai ke daerah yang disebut Tlagawali,” papar Gohan.

Di tempat itu mereka terjepit oleh tebing dan aliran kali yang banjir karena hujan deras. Beberapa jam Budi dan keluarganya bertahan tanpa bisa melakukan apa-apa. Hingga beberapa personel Basarnas, Anak Gunung Lawu dan potensi SAR lain yang disiagakan di gerbang pendakian Cemorokandang,  naik untuk mengevakuasi mereka.

“Tim penolong baru bisa mendekat setelah hujan reda dan aliran sungai normal kembali. Beruntung tidak ada korban dalam kejadian ini,” ujar Gohan.

Editor : Ari Kristyono

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge