0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pebunuhan Santri Dimas Kanjeng, Satu Anggota TNI Jadi Tersangka

Pengasuh Padepokan Kanjeng Dimas, Taat Pribadi diperiksa polisi (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Polisi menetapkan anggota TNI AU menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan santri Padepokan Dimas Kanjeng di Probolinggo, Jawa Timur. Oknum bernama Serka RD diduga ikut terlibat dalam pembunuhan berencana Abdul Gani.

Komandan Lanud (Danlanud) Abdulrachman Saleh, Marsma TNI RM Djoko Senoputro mengungkapkan, proses penyelidikan masih terus berlangsung. Pelaku selama ini sebagai salah satu pengawal pesantren Dimas Kanjeng Taat Pribadi.

“Yang penggawal (Dimas Kanjeng) sudah ada, bahkan sudah diproses kalau yang itu,” kata Djoko di Lanud Abdulrachman Saleh Malang, Sabtu (1/10).

Tersangka diduga berperan menjadi sopir saat membuang jasad korban di Waduk Gajah Mungkur. Tersangka sendiri berperan sebagai salah satu dari 60 orang pelindung pesantren Dimas Kanjeng.

Djoko mengatakan, proses hukumnya masih ditangani oleh kepolisian dengan berkoordinasi terus dengan TNI AU. Pelaku sudah ditahan dan selanjutnya sesuai ketentuan akan diserahkan pada Polisi Militer AU.

RD menjadi pengikut Taat Pribadi sejak 2011, sebelum kemudian diangkat sebagai dewan pelindung pesantren. RD mengaku tidak ikut dalam proses pembunuhan, hanya bertindak sebagai sopir.

“Walaupun hanya sebagai sopir, kita berikan sanksi. Kita serahkan kepada yang berwajib sesuai undang-undang yang berlaku di negara ini,” jelasnya.

Atas perannya RD dikenakan pasal 55 juncto 56 KUHP tentang perbantuan pembunuhan, selain mendapatkan hukuman dari pengadilan militer. RD dijadwalkan menjalani gelar rekonstruksi di Probolinggo.

[gil]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge