0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Disuplai dari LP Semarang, Empat Pengedar Sabu Dibekuk

timlo.net/achmad khalik
Kasat Narkoba, Kompol Ari Sumarwono merilis empat tersangka pengguna dan pengedar sabu di Mapolresta Solo (timlo.net/achmad khalik)

Solo – Satuan Narkoba (Sat-Narkoba) Polresta Solo berhasil membekuk pengedar dan pemakai barang haram jenis sabu. Dari hasil pemeriksaan, keempat pengguna sabu yang masih dalam satu jaringan ini mendapat barang haram tersebut dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Semarang.

“Keempatnya satu jaringan. Dari pengakuan mereka, mendapatkan barang dari seseorang berinisial T yang saat ini mendekam disalah satu LP di kawasan Semarang,” terang Kasat Narkoba Polresta Solo, Kompol Ari Sumarwono, Jumat (30/9).

Penangkapan bermula, dari ditangkapnya salah seorang pengguna sekaligus pengedar sabu bernama Widagdo alias Modot (41), warga Jebres pada 27 September lalu. Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan tiga paket kecil shabu-shabu siap edar.

Dari penangkapan tersebut, polisi melakukan penyelidikan dengan mengincar rekan Modot, bernama Jemmy alias Pitek (22), warga Sukoharjo. Pria yang berprofesi sebagai tukang parkir ini juga menggunakan barang haram tersebut sekaligus mengedarkan dengan bentuk paket hemat.

“Kedua pelaku ini pengguna sekaligus pengedar,” terang Kasat.

Sialnya, saat dilakukan penangkapan terhadap Pitek, bersama dua rekannya yakni ABS dan BDG sedang asyik berpesta sabu. Tanpa perlawanan mereka akhirnya dibekuk oleh aparat.

“Untuk dua rekan Pitek ini merupakan pemakai,” jelasnya.

Dari hasil penangkapan yang dilakukan, polisi berhasil mengamankan empat pelaku sekaligus sejumlah barang bukti diantaranya, handphone yang digunakan untuk bertransaksi, bong atau alat hisap sabu, sebuah kartu ATM serta sabu yang dikemas dalam paket hemat dengan berat keseluruhan mencapai lima gram.

“Saat  ini, masih kami lakukan pengembangan untuk mengejar bandar yang ada diatas mereka,” tegas Kasat.

Atas perbuatannya, terssangka dijerat dengan Pasal 112 tentang narkoba dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge