0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Toko Obat Ilegal Digerebek, Tiga Orang Diamankan

ilustrasi obat (merdeka.com)

Timlo.net — Tiga orang berinisial SA, IK, dan DH harus meringkuk di sel tahanan Polres Metro Bekasi karena menjual obat-obatan tanpa mempunyai ijin. Kapolres Metro Bekasi, Kombes Awal Chairudin mengatakan, ketiganya ditangkap petugas di tokonya yang berada di Jalan H Bosih, Kampung Selang Cau, Desa Wanasari, Kecamatan Cibitung pekan lalu.

“Kami menemukan ribuan berbagai obat yang dijual, bahkan ada yang sudah melewati kedaluwarsa,” kata Awal di Cikarang, Kamis (29/9).

Adapun obat-obatan ilegal yang diedarkan pelaku antara lain 5.355 butir pil Hexymer, 2.870 butir pil Tramadol, 2.300 butir pil Trihex, dan 250 butir pil Aldimex. Selanjutnya 60 butir pil Valisan B, 30 butir pil Alpa Zolam, 130 butir pil Alprazolam Otto, 140 butir pil Alprazolam Dexa, dan lain sebagainya.

Tak jarang pula, banyak pelajar yang membeli obat dari ketiga tersangka untuk disalahgunakan.

“Konsumennya berbagai kalangan, bahkan ada juga pelajar yang membeli untuk disalahgunakan sebagai obat penenang,” jelas Awal.

Menurut Awal, penggerebekan itu sebagai antisipasi peredaran obat palsu di wilayah Kabupaten Bekasi. Selain itu, untuk menertibkan bisnis obat-obatan secara ilegal karena tak mempunyai ijin usaha menjual obat dari pemerintah.

Kini ketiganya mendekam di sel tahanan, dan dijerat dengan pasal 62 ayat 1 Jo pasal 8 ayat 3 Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

[sho]

Sumber : Merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge