0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ketua PGRI Raih Gelar Doktor UNS ke 232

dok.timlo.net/tyo eka
Ketua PGRI Solo Sugiaryo raih gelar doktor di UNS (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Solo Sugiaryo meraih gelar doktor Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) ke 232. Sugiaryo mempertahankan disertasi berjudul “Politik Hukum Pengisian Jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Dalam Negara Hukum yang Demokratis Dilihat dari Perspektif Gender”.

Di depan Dewan Penguji yang dipimpin Prof Dr Furqon Hidayatullah M.Pd, Sugiaryo menyatakan, timbulnya polemik Sabda Raja dan Dawuh Raja dalam pengisian jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY berkaitan dengan peluang GKR Pembayun yang telah dinobatkan menjadi GKR Mangkubumi sebagai pewaris tahta Kasultanan yang pada gilirannya menjadi Gubernur DIY dikarenakan adanya dua pandangan yang berbeda.

“Pengisian jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY berdasarkan UUK DIY Nomor 13 Tahun 2012 tidak mencerminkan kesetaraan gender sehingga menimbulkan ketidak adilan gender,” ungkap Sugiaryo di ruang Senat  UNS, Solo, Rabu (28/9).

Adanya dua pandangan berbeda itu, kata Sugiaryo, pertama, pandangan konservatif yang menginginkan bahwa Sultan dan Gubernur DIY harus dijabat oleh laki-laki. Hal ini sesuai dengan paugeran, adat istiadat dan budaya yang selama ini dipertahankan oleh masyarakat Yogyakarta.

Kedua, pandangan modern yang menghendaki adanya kesetaraan gender, bahwa laki-laki dan perempuan mempunyai hal yang sama. “Hal ini karena sejalan dengan prinsip-prinsip umum hak asasi manusia, hukum responsive dan hukum progresif,” jelasnya.

Dalam rangka mewujudkan keistimewaan, Sugiaryo menyarankan kepada masyarakat agar dalam memahami hukum tidak hanya berdasarkan pada asas yang tercantum dalam peraturan hukum (tekstual), melainkan juga mengamati kenyataan tentang bagaimana sesungguhnya kesan-kesan, janji-janji,harapan-harapan maupun kemauan hukum yang dijalankan. “Sehingga kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat dapat diwujudkan,” ujarnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge