0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Belasan Anak Jalanan Ini Serbu Disdukcapil, Ada Apa Ya?

dok.timlo.net/aditya wijaya
Anak jalanan yang bernaung di Rumah Singgah Klaten antri menunggu giliran perekaman e-KTP (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Belasan anak jalanan yang tergabung dalam binaan Rumah Singgah mendatangi kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Klaten, Selasa (27/9). Kedatangan mereka di luar jadwal jam kerja PNS tersebut untuk perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP).

“Kami datang untuk mengurus e-KTP anak didik kami yang hendak nikah massal pada Oktober mendatang,” kata Imam Shidiq, pengelola Rumah Singgah Klaten.

Dikatakan, ada sebanyak 10 pasang anak didiknya yang berusia dari 20-28 tahun berkeinginan untuk mengikat janji suci dan membina rumah tangga. Namun karena latar belakang yang beragam, pihaknya memfasilitasi mereka untuk menggunakan alamat Rumah Singgah di Jalan Kawung No 21 RT 4/RW 1, Tegal Blateran, Kecamatan Klaten Tengah sebagai data kependudukan.

“Mereka ada yang pernah punya istri atau suami, bahkan ada yang sudah punya anak. Enggak hanya Islam, Katholik juga ada. Mayoritas anak didik kita yang sudah mencukupi umur. Maka kita menggunakan alamat Rumah Singgah sebagai by name by addres di Disdukcapil,” kata Imam.

Begitu selesai proses perekaman dokumen kependudukan, pihaknya akan ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Klaten untuk proses berikutnya. Selain anak didiknya, Rumah Singgah juga membuka kesempatan kepada warga umum untuk mengikuti nikah massal.

“Untuk tanggalnya belum pasti, tapi yang jelas bulan Oktober di Pendopo Kembar. Prinsipnya, kami bertujuan memutus mata rantai anak jalanan untuk maju dan bertanggung jawab. Karena ketika sudah menikah, ikatan mereka selamanya,” imbuh Imam yang mendirikan Rumah Singgah pada 10 Oktober 2012.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge