0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sebesar Kuku Tapi Ubur-Ubur Ini Miliki Sengatan 100 Kali Lebih Kuat Dari Kobra

Salah satu jenis Irukandji, Malo Kingi. (Dok: Timlo.net/ Wikipedia. )

Timlo.net—Dalam dunia hewan ukuran itu tidaklah menjadi hal penting. Biasanya hewan-hewan kecil justru lebih berbahaya dari predator teratas di dunia hewan. Contohnya adalah ubur-ubur Irukandji dari Australia yang hanya sepanjang 2,5 cm tapi mematikan.

“Sengatan hewan ini memberikan Anda perasaan akan adanya bencana yang menanti,” kata Laura Gershwin, ahli biologi dari Australia kepada ABC. “Para pasien yang tersengat percaya mereka akan mati dan mereka begitu yakin akan hal itu, mereka akan memohon dokter untuk membunuh mereka segera. Semua ini hanya karena ubur-ubur kecil ini,” terangnya.

Sengatan si kecil ini dikatakan 100 kali lebih kuat dibandingkan sengatan ular kobra dan seribu kali lebih kuat dibandingkan laba-laba tarantula. Racunnya cukup kuat sehingga bisa menyebabkan pendarahan otak yang fatal.

Gejala-gejala jika orang tersengat ubur-ubur ini kata Gershwin adalah rasa sakit di punggung bawah yang kuat, muntah-muntah selama setengah hari, kram di seluruh tubuh, mandi keringat, susah bernafas dan kejang-kejang.

Dalam jurnal Scientific American, Gershwin menunjukkan jenis baru Irukandji yang dia namai Malo kingi. Nama spesies ini diambil dari peneliti Robert King yang mati karena sengatan Irukandji pada 2002.

Kala itu populasi ubur-ubur itu bertambah di pesisir pantai utara Australia. Penduduk di sana menjuluki ubur-ubur “the common kingslayer”. Pada Desember 2001 hingga Januari 2002 ada 80 orang menderita sindrom Irukandji yang masuk rumah sakit. Sementara pada Januari 2016, ada enam kasus dilaporkan di Queensland, Australia.

Sumber: Mic.com

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge