0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pilgub DKI, Jokowi Tak Ingin Memihak

Joko Widodo (Jokowi) (merdeka.com)

Timlo.net – Presiden Joko Widodo berada dalam posisi netral di Pilgub DKI Jakarta 2017. Presiden tidak memihak kepada salah satu pasangan calon (Paslon) yang telah mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI

“Presiden selalu sampaikan bahwa presiden netral berdiri di semua paslon,” ujar Juru Bicara Kepresidenan, Johan Budi Sapto Prabowo, Selasa (27/9).

Johan menambahkan, Presiden selalu mendukung pelaksanaan Pilkada Jakarta yang jujur, adil dan demokratis. Dengan demikian, paslon bisa bersaing sehat untuk menjadi orang nomor satu di DKI Jakarta.

Di samping itu, Presiden tak menyoal masuknya Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan dalam kontestasi Pilkada DKI. Menurut Presiden, setiap anak bangsa berhak mencalonkan dirinya menjadi Gubernur.

“Sikap presiden siapa pun termasuk pada Anies Baswedan itu adalah hak dia untuk mengikuti Pilkada, di mana pun, mau dari partai apapun yang dia ingin usung itu sepenuhnya hak Anies Baswedan,” jelas Johan.

Senada dengan menanggapi majunya Anies Baswedan sebagai Cagub DKI 2017, Presiden juga mendukung keputusan putra sulung Presiden ke-6, Agus Harimurti Yudhoyono yang memilih maju jadi Cagub DKI daripada kariernya di dunia militer.

“Orang berkarier tergantung dirinya sendiri, yang pasti sekali lagi saya sampaikan di Pilkada mana pun, siapa pun calonnya, presiden adalah netral berdiri di atas semuanya,” tandas Johan.

Untuk diketahui, jelang Pilgub DKI Jakarta 2017, persaingan antar pasangan calon semakin sengit. Ada tiga pasangan calon yang telah mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, yaitu Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

[eko]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge