0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sering Bercinta Buat Orang Merasa Lebih Religius

Bercinta. (Dok: Timlo.net/ AllPoetry.)

Timlo.net — Para peneliti mengatakan jika hormon yang dikeluarkan saat orang berhubungan intim, oksitosin bisa meningkatkan spiritualitas dan kepercayaan kepada Tuhan. Menurut penelitian, keluarnya hormon oksitosin tidak hanya meningkatkan ikatan sosial dan menolong dalam proses kelahiran tapi juga meningkatkan rasa religius.

Tim peneliti dari Duke University di Carolina Utara, Amerika Serikat (AS) meningkatkan level oksitosin pada para pria paruh baya. Hasilnya para pria paruh baya ini mengaku rasa spiritualitas mereka naik dan efek ini berlangsung hingga seminggu kemudian.

Mereka yang hormon oksitosinnya naik juga mengaku memiliki emosi yang lebih positif selama meditasi. Patty Van Cappalen, seorang ahli psikolog sosial dan pemimpin dalam penelitian ini berkata: “Spiritualitas dan meditasi dihubungkan dengan kesehatan dan kesejahteraan dalam penelitian sebelumnya. Kami tertarik untuk memahami faktor-faktor biologis yang bisa meningkatkan pengalaman spiritual itu,” katanya kepada koran kampus Duke Today.

“Oksitosin rupanya menjadi bagian tubuh kita untuk mendukung kepercayaan spiritual,” tambahnya. Hasil penelitian ini diterbitkan dalam jurnal Social Cognitive and Affective Neuroscience.

Oksitosin diproduksi secara alami di hipotalamus dan penelitian sebelumnya mengindikasikan jika hormon itu memegang peranan penting dalam meningkatkan empati, kepercayaan, ikatan sosial dan altruisme.

Kelompok yang memperoleh hormon oksitosin mengaku jika mereka merasa spiritualitas penting dalam hidup mereka dan jika hidup memiliki makna dan tujuan. Entah anggota kelompok itu memiliki agama atau tidak, tapi masing-masing merasakan hal yang sama.

Mereka juga memberikan respon yang lebih positif terhadap beberapa pernyataan misalnya jika semua kehidupan itu saling terhubung. Atau jika ada kesadaran atau spiritualitas yang lebih tinggi yang menyatukan semua orang.

Mereka juga mengaku merasakan beberapa emosi yang positif seperti kekaguman, rasa syukur, inspirasi, cinta, harapan, ketertarikan dan ketenangan. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan jika spiritualitas ternyata didukung oleh oksitosin.

Tapi Patty memperingatkan jika penemuan ini seharusnya tidak digunakan untuk melakukan generalisasi. “Spiritualitas itu kompleks dan dipengaruhi oleh banyak faktor,” katanya.

“Akan tetapi, oksitosin sepertinya memang mempengaruhi bagaimana kita melihat dunia dan apa yang kita percayai,” tambahnya.

Sumber: Independent.co.uk

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge