0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Inovasi Perguruan Tinggi Meningkat 120 Persen

timlo.net/eko prasetyo
Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Dr dr Jumain Appe Msi (timlo.net/eko prasetyo)

Solo – Inovasi yang dihasilkan perguruan tinggi dua tahun belakangan ini cenderung mengalami peningkatan di berbagai bidang. Khususnya di tujuh bidang fokus. Misalnya di bidang Pangan, Kemenristekdikti mendorong swasembada pangan.

“Peningkatan mencapai sekitar 120 persen. Seperti meningkatkan produktivitas padi, yang selama ini hanya 6,71 ton per hektar  Kita tingkatkan menjadi 10 hingga 12 ton per hektar,” ungkap Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Dr dr Jumain Appe Msi, Senin (26/9).

Hal itu, kata Jumain, salah satunya menggunakan inovasi dari IPB, yang mana mengunakan varietas 3S, atau varietas Jenderal Sudirman untuk lahan marjinal, yang biasanya hanya menghasilkan tiga ton per hektar ditingkatkan menjadi 6-7 ton perhektar.

“Ini menggunakan inovasi dari perguruan tinggi,” jelasnya.

Seperti halnya juga inovasi dari Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), kata Jumain, menghasilkan beras Analog atau beras organik. Dimana memanfaatkan satu lahan sekitar 30 hektar yang dibuat dalam satu siklus yang memanfaatkan bahan-bahan organik.

“Sehingga menghasilkan beras yang lebih higienis,” ujarnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge