0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Begini Dugaan Modus Penyunatan Bantuan RTLH di Bayat

Kader Pemberdayan Masyarakat Desa (KPMD) Nengahan, Bayat, Harjianto ketika mendatangi kantor Bapermas Klaten (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Kader pemberdayaan masyarakat desa (KPMD) Nengahan, Kecamatan Bayat membeberkan penyimpangan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten. Sebab, ada oknum yang diduga menyunat bantuan stimulan pemugaran rumah sebesar Rp 8 juta tersebut.

“Seharusnya berbentuk uang (Rp 8 juta), tapi masyarakat hanya menerima senilai Rp 830 ribu. Sedangkan sisanya diwujudkan barang, tapi kualitasnya dibawah standar,” beber KPMD Nengahan, Harjianto, Senin (26/9).

Bersama sejumlah pemuda perwakilan Desa Nengahan, Bogem, dan Paseban, Kecamatan Bayat, ia menyampaikan dugaan penyimpangan oleh oknum tak bertanggung jawab itu kepada Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapermas) Klaten Joko Purwanto.

Modusnya, ketika masyarakat usai menerima bantuan RTLH di kantor kecamatan, sudah ada oknum-oknum yang menghadang mereka. Si oknum tersebut meminta bantuan uang senilai Rp 8 juta itu dengan dasar rincian pembelian barang.

“Yang nyegat itu oknum yang ┬ámengatasnamakan mengurusi RTLH. Sebelum dana turun, mereka mendatangi penerima RTLH seakan-akan mereka yang mencarikan bantuan. Oknum pemerintah atau swasta, kami enggak tahu. Warga enggak kenal, intinya relawan atau apa, pokoknya yang mengurusi RTLH,” ungkap Harjianto yang juga warga RT/RW 02/01, Dukuh Pencaran, Desa Nengahan.

Ia berharap, Bapermas segera mengusut oknum tersebut dan menyerahkan uang senilai Rp 8 juta secara utuh. Pasalnya, wujud material yang diserahkan jauh dari harga standar.

“Macam-macam keluhannya. Kami punya datanya. Ada yang kusen jendelanya rusak dan bahannya dari kayu munggur atau mangga, padahal nominalnya bisa untuk beli akasia. Lalu volume pasir tidak sesuai blangko penerimaan. Kasihan masyarakat miskin dibantu, tapi barangnya mubazir semua,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge