0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bantuan RTLH Disunat, Warga Bayat Datangi Bapermas

dok.timlo.net/aditya wijaya
Warga Desa Nengahan, Bayat beraudiensi dengan Kepala Bapermas Klaten (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten —¬†Warga Desa Nengahan, Kecamatan Bayat, mendatangi kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapermas) Klaten, Senin (26/9). Mereka mengeluhkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten yang tidak sesuai peruntukkan.

“Kita datang untuk minta solusi. Karena pencairan dana RTLH menyimpang,” ujar Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD) Nengahan, Harjiyanto.

Dikatakan, bantuan pemugaran rumah bagi masyarakat miskin dengan stimulan sebesar Rp 8 juta itu jauh dari teknis pelaksanaanya. Masyarakat penerima RTLH hanya menerima uang Rp 830 ribu, dan sisanya berupa bahan bangunan.

“Masyarakat di Bayat sudah merasa dibohongi, jauh dari petunjuk teknis. Mereka meminta uang yang memang haknya masyarakat (Rp 8 juta) yang sudah diambil oknum untuk dikembalikan. Apalagi wujud barangnya kualitas dibawah standar,” kata dia.

Informasi dihimpun, Selasa (14/9) lalu, Bupati Klaten Sri Hartini menyalurkan menyerahkan bantuan pemugaran RTLH sebesar Rp 1,68 miliar. Bantuan sosial bersumber dari APBD 2016 itu disalurkan untuk 210 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di 11 desa di Kecamatan Bayat.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge