0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Saksi Ahli Sebut Rekaman CCTV Hanya Bukti Sekunder

merdeka.com
Jessica Kumala Wongso (merdeka.com)

Timlo.net – Sidang kasus tewasnya Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso kembali digelar, Senin (26/9). Tim penasihat hukum terdakwa Jessica menghadirkan ahli hukum pidana dari Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Muzakkir.

Dalam kesaksiannya, dosen fakultas hukum ini menjelaskan, ada 3 macam kekuatan alat bukti. Yakni alat bukti primer, sekunder dan tersier. Dalam setiap kasus tindak pidana kekuatan alat bukti tidaklah selalu sama.

“Primer itu kekuatan yang paling utama, tergantung kejahatannya. Misalnya pembunuhan dengan pisau maka alat bukti primernya adalah pisau. Dan CCTV itu sebagai pendukung, dia itu sekunder atau tersier. Tidak bisa jadi bukti utama,” kata Muzdakkir, Senin (26/9).

Sementara saksi dalam kasus pembunuhan, lanjut dia, saksi masuk dalam kategori sekunder atau tersier. Sehingga tanpa ada bukti primer tak perlu lagi ada alat bukti sekunder atau tersier.

“Menarik bukti petunjuk harus ada persesuaian. Yang diawalnya itu harus dari primer. Misalnya mati karena racun, harus ada racun di tubuh atau pada seseorang yang naruh racun itu, sehingga konstruksinya jelas. Kausalitasnya jelas,” jelas Mudzakkir.

Tak hanya soal kekuatan alat bukti, Muzakkir menjelaskan, soal keterangan ahli. Menurutnya, ada dua ahli, yakni ahli yang menerangkan fakta atau barang bukti dan ahli yang menerangkan ilmu pengetahuan.

“Jadi kesimpulannya adalah objektif dan lebih baik jika ada second opinion agar keobjektifan terbukti,” tambahnya.

[rnd]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge