0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Uniba Buka Galeri Investasi, Ini Manfaatnya

dok.timlo.net/tyo eka
Universitas Islam Batik (Uniba) Surakarta membuka galeri investasi (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Universitas Islam Batik (Uniba) Surakarta membuka secara resmi galeri investasi di Kampus Uniba, Surakarta, Senin (26/9), Peresmian dilakukan oleh Direktur PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Nicky Hogan dan Rektor Uniba Prof Dr Ir Endang Siti Rahayu MS.

“Galeri ini dibuka sebagai sarana pembelajaran, edukasi investasi bagi mahasiswa Akuntansi, sekaligus tempat pembelajaran, termasuk tempat investasi,” jelas Rektor Uniba disela-sela acara.

Adanya galeri investasi, menurut Endang, nantinya selulus program Akuntansi Uniba, bisa ahli menjadi pialang. Karena mereka akan mendapatkan sertifikasi yang dikeluarkan oleh BEI yang bekerjasama dengan Uniba. Sehingga adanya sertifikat itu, alumni bisa langsung bekerja. “Artinya alumni Akuntansi Uniba sudah memiliki sertifikasi untuk bekerja di pasar modal,” ujarnya.

Galeri investasi yang ada di Uniba, menurut Endang, ditangani dan di bawah pengelolaan Fakultas Ekonomi Uniba. Galeri ini dibuka setiap hari seperti halnya bursa efek yang lain. “Sampai saat ini saat dibuka secara resmi telah tercatat ada sekitar 5.000 bursa,” ungkapnya.

Sementara itu, Nicky mengemukakan, pendirian galeri investasi di perguruan tinggi merupakan ke 211 yang diresmikan, untuk kota Solo adalah yang ke 10. “Khusus tahun 2016 ini adalah galeri investasi perguruan tinggi ke 56 di Indonesia,”  jelasnya.

Direktur BEI mengemukakan, galeri investasi perguruan tinggi bukan hanya sebagai edukasi tetapi juga masyarakat kampus, khususnya dosen dan mahasiswa agar bisa mengimplementasikan investasi dan memanfaatkan bursa saham.

Sejauh ini, menurut Nicky, hasil evaluasi pendirian galeri investasi  di kampus-kampus ternyata mencatat ada tambahan investor saham berasal dari mahasiswa dan dosen. “Tahun ini saja investor yang tercatat, ada sekitar 15% investor berasal dari lingkungan kampus. Begitu pula investor dari mahasiswa yang bertransaksi pun dari tahun ke tahun mengalami tambahan, dari 60.000 transaksi naik menjadi 80.000 transaksi perbulan,” jelasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge