0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ngeri, Korban Selamat Ceritakan Ambruknya JPO Pasar Minggu

merdeka.com
JPO Pasar Minggu, Jaksel, ambruk (merdeka.com)

Timlo.net – Jembatan penyeberangan orang (JPO) di jalan raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan roboh. Tiga orang dilaporkan tewas dalam insiden itu.

Rojudin, salah satu korban selamat menceritakan kronologis kejadian itu. Peristiwa terjadi saat dia mengendarai mobil APV B 1787 PFC dari arah Serpong menuju Pancoran, Jakarta Selatan sekitar pukul 15.20 WIB.

Saat berada di terowongan Pasar Minggu, tiba-tiba papan reklame yang terpasang di JPO ambruk jatuh ke atas mobilnya. Dia menyebut kondisi lalu lintas menuju Pancoran saat itu macet parah. Hujan deras mengguyur lokasi saat itu.

“Kaget saya, pas saya lihat besi-besi saling melintang tepat di atas mobil saya. Saat saya lihat ke samping, ternyata sudah ada orang pada berjatuhan dari atas,” kata Rojudin di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (24/9).

Pengakuan Rojudin, ada 2 mobil lainnya yang ikut tertimpa papan reklame namun memaksakan keluar. Menurutnya, banyak juga warga yang jatuh dari JPO dan ada sebuah motor yang tertimpa papan reklame.

Meski begitu, Rojudin tidak bisa memastikan berapa korban yang tertimpa papan reklame. Dia hanya melihat di atas JPO ada sekitar 9 orang yang melintas.

“Pas saya keluar, saya lihat ibu-ibu sudah berdarah-darah, dia jatuh dari atas. Lalu ada anak kecil juga, ada juga yang naik motor,” terangnya.

Dia mengaku ingin membantu warga yang tertimpa namun niat itu diurungkan karena takut rangka-rangka reklame kembali jatuh. Akhirnya, para korban dibawa sebuah mobil bak terbuka ke Rumah Sakit.

“Saya dengar korban berteriak-teriak minta tolong. Saya bingung mau nolongin, tapi ada warga yang akhirnya menolong korban, membawa anak kecil itu pakai mobil bak,” jelasnya.

Pria yang berprofesi sebagai sopir tersebut lalu keluar dari mobil dan langsung mencari lokasi yang aman. Dia mengaku hanya seorang diri di dalam mobil. Selain itu, kondisi mobilnya tidak rusak hanya penyok pada bagian atasnya.

“Saya tak berani terobos terus, karena mobil saya pas di tengahnya. Atap mobil penyok dikit. Syukur saya selamat, saya sendirian,” tuturnya.

Lepas dari maut, dia pun langsung menghubungi majikannya. Petugas baru hadir untuk mengevakuasi korban sekitar 30 menit usai kejadian tersebut.

“Saya langsung hubungi majikan saya dan menuju lokasi yang aman. Petugas 30 menitan baru datang ke lokasi,” jelas dia.

[hhw]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge