0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Manasik Haji Ajarkan Anak Punya Mimpi Naik Haji

Kegiatan manasik haji Taman Kanak-kanak JSIT Sragen di Stadion Taruna (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Mengajari anak punya mimpi yang baik. Itulah salah satu tujuan dari kegiatan manasik haji yang digelar di Stadion Taruna Sragen oleh Jaringan Sekolah Islam Terpadi (JSIT) Sragen. Sejak dini mereka sudah diperkenalkan prosesi ibadah haji dari awal hingga akhir seperti layaknya orang naik haji sesungguhnya.

“Supaya mereka menjadikan haji ini sebagai mimpi. Karena tidak semua orang Islam itu bisa haji. Makanya kita ajarkan yang baik-baik, bagaimana mereka mempunyai mimpi untuk haji di Mekah,” kata Ketua Divisi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) JSIT Sragen, Nur Fitrianingsih, Sabtu (24/9).

Ketika ditemui Timlo.net, di sela-sela manasik haji, dia menyampaikan, kegiatan ini diikuti oleh 625 anak dari 17 Taman Kanak-kanak (TK) yang tergabung dalam JSIT Sragen. Seperti layaknya penyelenggaraan haji, mereka dibagi dalam 34 kloter (kelompok terbang) yang masing-masing didampingi guru yang bertindak sebagai petugas haji.

Manasik haji dimulai dari pemberangkatan sesuai dengan kloter masing-masing sampai di Mina. Di sini, dengan berpakain ihram anak TK yang beusia 5-6 tahun ini diberikan tausiyah dan penjelasan soal haji. Selanjutnya sesuai urutan haji, berkumpul di Arafah, melempar jumra akobah, tahalulu atau mencukur rambut, kembali melempar jumrah, tawaf hingga syai dari Sofa ke Marwa.

Nur Fitria menjelaskan, manasik haji ini merupakan kegiatan rutin tiap tahun pada bulan Dzulhijah. Waktunya memang sengaja dibarengkan dengan waktu-waktu pelaksanaan haji atau hari raya kurban. Tujuan lainnya, memperkenalkan anak tentang prosesi haji.

Dia mengaku, untuk biaya penyelenggaraan ini, pihaknya merangkul para donator dan pengusaha yang peduli pada pendidikan. Sementara tia anak sendiri dibebani iuran antara Rp 40 ribu hingga Rp 50 ribu.

“Untuk iuran anak ini kita kembalikan lagi dalam bentuk snak, makan dan foto. Masing-masing anak diberi foto diri lengkap dengan pakaian ihramnya,” kata Nur Fitria yang juga Kepala TKIT Az Zahra Sragen ini.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge