0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Walikota Bandung Gerebek Tempat Pijat Plus-Plus, Ini Hasilnya

Walikota Bandung Ridwan Kamil gerebek panti pijat plus-plus (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Walikota Bandung Ridwan Kamil menggerebek Illvsion, sebuah tempat pijat plus-plus yang berada di Jalan Ir H Djuanda (Dago), Jumat (23/9). Pria yang akrab disapa Kang Emil ini memergoki seorang terapis dengan pelanggannya sedang berbuat asusila.

Kedatangan Emil bersama petugas Satpol PP mengejutkan para pegawai dan terapis di tempat pijat tersebut. Emil langsung menyisir setiap kamar untuk mengecek aktivitas di tempat pijat tersebut.

Saat mengecek sebuah kamar, Emil mendapati seorang wanita yang merupakan terapis sedang bersama seorang pria dalam keadaan telanjang.

Emil kemudian mengumpulkan puluhan terapis yang bekerja di tempat pijat plus-plus tersebut.

“Ada satu kamar yang kena OTT (Operasi Tangkap Tangan) sedang melakukan perbuatan asusila,” ujar Emil di sela penggerebekan.

Emil kemudian, meminta para terapis untuk mengumpulkan KTP. Emil kemudian memanggil pihak manajemen tempat pijat. Namun sayangnya hanya ada asisten manajer yang berada di lokasi.

“Di sini levelnya hanya kelas asisten manajer yang dia juga karyawan tidak dapat mengambil keputusan strategis seperti apa. Pemiliknya investor orang bekasi menurut pengakuan dari asisten manajernya,” ucapnya.

Emil mengungkapkan, pihaknya meminta pemilik tempat pijat untuk menghadap kepada dirinya. Pihaknya mengultimatum untuk tidak menjadikan tempat bisnisnya menjadi tempat berbuat asusila.

“Selanjutnya setelah ini di hari kerja berikutnya kita akan panggil satu satu. Karena untuk membuktikan terjadi asusila atau tidak kan susah. Kecuali ada ott yang kira kira memungkinkan menjadi barang bukti. Tanpa itu kan debat debat. Sudah tahu lah modusnya. Jadi Bandung mah kita jangan kalah cara,” katanya.

Pihaknya akan mengintensifkan razia ke lokasi-lokasi lain. Sebab disinyalir ada tempat seruoa beroperasi di Kota Bandung.

“Tempat tempat lain juga akan kita panggil juga beri ultimatum. Kalau polanya sama dengan OTT juga kita sikat kita tutup juga,” pungkasnya.

Di akhir penggerebekan, Emil bersama Kasatpol PP akhirnya menyegel tempat pijat tersebut.

[dan]
Sumber: merdeka.com
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge