0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polisi Selidiki Dugaan Praktik Penggandaan Uang di Padepokan Kanjeng Dimas

Ilustrasi (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Polisi mendalami dugaan penggandaan uang oleh tersangka Taat Pribadi. Saat ini tersangka sudah ditahan dengan tuduhan pembunuhan dua pengikut Padepokan Kanjeng Dimas, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Probolinggo, Jawa Timur.

“Ini masih didalami penyidik, apakah memang benar ada laporan (penggandaan uang) seperti itu atau tidak?” terang Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, Jumat (23/9).

“Yang jelas, ini fokus pembunuhan. Karena, sudah jelas, tersangka Taat Pribadi ini otak di balik pembunuhan dua orang, Abdul Gani dan Ismail,” tambah dia.

Saat disinggung mengenai banyak orang di sekitar Padepokan Kanjeng Dimas, dikatakannya adalah para korban yang ingin menagih janji Taat.

“Memang benar, kalau yang di dalam padepokan itu ingin menagih janji pada tersangka. Karena, sudah memberikan banyak uang,” tandas Argo.

Seperti diketahui, Taat Pribadi ditangkap berdasarkan laporan dari polisi yang ada di Probolinggo, pada bulan Juli 2016. Dalam laporan itu, dikabarkan dua orang yang sebelumnya dikabarkan hilang, yakni Abdul Gani dan Ismail, ternyata menjadi korban pembunuhan.

Pelakunya adalah anak buah Taat. Polisi yang menangani, berhasil menangkap sepuluh orang, setelah itu baru berhasil menangkap Taat Pribadi.

Polisi yang sudah melayangkan tiga kali surat panggilan, ternyata tidak dihiraukan oleh tersangka dengan alasan sakit. Namun setelah dilakukan penyelidikan, ternyata tersangka tidak sakit. Polisi langsung melakukan penangkapan dan penggerebekan terhadap seorang spiritual yakni Taat Pribadi.

[lia]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge