0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Golkar Protes Megawati Pakaikan Jas Merah Kepada Ahok

merdeka.com
Pasangan calon gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat sebelum berangkat ke KPU DKI (merdeka.com)

Timlo.net – Golkar menyayangkan tindakan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang memakaikan jas merah kepada calon gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat pendaftaran calon gubernur, Rabu (21/9) kemarin. Sebab, Ahok diusung bukan hanya oleh PDIP saja, melainkan oleh sejumlah partai politik.

“Ahok itu milik Kita semua, milik rakyat Jakarta, milik semua Partai yang mengusung, tapi bukan milik satu partai saja seperti yang diinginkan oleh PDIP menjadi Partai Pengusung Utama dimana partai yang lain hanya pelengkap,” kata Wasekjen Partai Golkar, Maman Abdurrahman, Kamis (22/9).

Maman bahkan menantang PDIP harusnya bisa usung kadernya sendiri di Pilgub DKI 2017, bukan Ahok. Apalagi, PDIP memiliki suara terbanyak di DKI Jakarta, bisa mengusung calon sendiri tanpa koalisi.

“Menurut saya kalau PDIP merasa perolehan kursinya paling tinggi dengan 28 kursi, kan bisa mengusung calon sendiri. Kalau memang PDIP merasa kuat kenapa tidak mengusung calon sendiri? Jangan ciderai semangat kebersamaan semua Partai pendukung yang sudah mendukung sejak awal,” kata dia lagi.

Dia menilai PDIP telalu egois karena ingin sepenuhnya menguasai Ahok. Hal ini terlihat dari aksi Megawati yang memakaikan jas merah kepada Ahok.

“Insiden pemaksaan kepada Ahok untuk memakai jaket merah kepada Ahok adalah sebuah bentuk tindakan egois dan arogan dengan mengesampingkan kepentingan yang lebih besar, yaitu kebersamaan dalam koalisi,” terang dia.

“Sekali lagi Ahok itu milik publik Jakarta dan dukungan kepada Ahok adalah dukungan murni dan obyektif. Tidak perlu ada klaim-klaim dan monopoli sebagai pengusung utama. Posisi semua partai setara,” jelas dia.

[rnd]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge