0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Menderita Microcephalus , Balita Ini Butuh Bantuan Pengobatan

Wabil Ali Assadiq menderita microcephalus atau kepala mengecil (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen — Wabil Ali Assadiq, Balita yang baru berusia 1,8 tahun, asal Dukuh Pokoh RT 26 Desa Tunggul, Kecamatan Gondang, Sragen divonis oleh dokter menderita microcephalus atau kepala mengecil. Ali membutuhkan banyak biaya untuk pengobatan lantaran orangtuanya sudah tidak mampu.

“Kami sudah tak sanggup lagi. Selama tujuh hari di rumah sakit belum tahu, berapa biaya yang harus kami bayar,” kata Triyanto (27), orangtua Ali, Kamis (22/9).

Triyanto mengisahkan, buah hatinya hasil pernikahannya dengan Ngatmi (26) awalnya lahir dalam keadaan normal. Namun pada saat Ali berusia 2,5 bulan, mulai ada gejala kelainan. Ketika diperiksakan ke dokter, Ali divonis mengidap kelainan pertumbuhan otak. Dia menderita microcephalus atau kepala mengecil.

Tidak hanya itu, Ali juga mengalami kejang-kejang disertai demam tinggi bahkan beberapa kali sampai tak sadarkan diri. Gejala kelainan itu juga membuat tubuhnya mengecil, tidak seperti Balita pada umumnya.

“Hampir setiap bulan alami panas tinggi lalu kejang-kejang. Kalau sudah nggak sadar langsung kami bawa ke rumah sakit,” ujarnya.

Hingga kini Wabil Ali Assadiq masih menjalani perawatan di RS Sarila Husada Sragen. Pada hari keempat di rumah sakit, telah menghabiskan biaya sebesar Rp 4,5 juta.

Triyanto yang berprofesi sebagai penjahit tersebut belum tahu sampai kapan anaknya bakal dirawat. Kendati memiliki BPJS, namun itu belum cukup terutama saat penyakit kejangnya kambuh dan harus segera mendapat pertolongan.

“Sudah empat kali masuk rumah sakit. Kalau obat enggak bayar tapi biaya kamar dan lain-lain itu masih harus bayar. Sekali masuk rumah sakit bisa jutaan,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge