0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Anggaran Bansos Ditambah Rp 600 Juta untuk BPJS

timlo.net
Ketua Komisi IV DPRD Solo, Hartanti (timlo.net)

Solo – Dana anggaran Bantuan Sosial (Bansos) kesehatan warga Solo digelontor sebesar Rp 600 juta dalam anggaran perubahan APBD 2016. Ini dilakukan, lantaran sisa dana Bansos yang dianggarkan pada awal tahun lalu sebesar Rp 1 Miliar kini hanya tersisa Rp 200 Juta.

“Hingga bulan Agustus kemarin, dana Bansos sudah terpakai Rp 800 juta. Dengan sisa Rp 200 juta tidak akan mencukupi hingga akhir tahun 2016 mendatang,” terang Ketua Komisi IV DPRD Solo, Hartanti, Rabu (21/9).

Seperti  diketahui, proses  integrasi  Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Surakarta (PKMS) ke progam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang belum selesai dilakukan. Sehingga, sedikit banyak mempengaruhi keuangan daerah. Pemkot Solo sendiri, harus mengeluarkan anggaran lebih guna memenuhi jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin yang belum memegang kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan, sebanyak 21.000 warga miskin yang sebelumnya terdaftar dalam PKMS Gold baru 13.000 warga yang sudah memegang kartu BPJS. Sisanya masih menunggu proses administrasi yang berjalan sangat lambat. Pemkot berkomitmen untuk tetap memberikan jaminan kesehatan melalui skema Bansos.

Hartanti berharap, kebutuhan jaminan kesehatan pada tahun ini dapat terpenuhi. Selanjutnya di tahun 2017 saat ini tengah disusun beberapa skema yang dapat mengakomodir seluruh masyarakat baik warga miskin, tidak miskin maupun rentan miskin. Bebeberapa gambaran mengenai skema tersebut antara lain integrasi pembiayaan bersama pemerintah pusat. Dengan begitu beban keuangan daerah tidak terlalu besar.

“Poin sebenarnya adalah seluruh masyarakat Solo mendapatkan jaminan kesehatan,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge