0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Agustus 2016, Tunggakan Listrik Tembus Rp 8 M

Manajer PLN Area Solo, Leonardo Buntoro (timlo.net/setyo pujis)

Solo – Jumlah tunggakan pembayaran listrik, di Perusahaan Listrik Negara (PLN) area Solo tembus hingga miliaran Rupiah pada Agustus 2016. Dari total tunggakan tersebut, penyumbang terbesar berasal dari pelanggan rumah tangga.

“Angka tunggakan selalu fluktuatif setiap bulannya. Hanya, pada Agustus kemarin total tunggakan mencapai Rp 8 Miliar untuk wilayah Soloraya,” ujar Manajer PLN Area Solo, Leonardo Buntoro kepada wartawan, Rabu (21/9).

Dari sekian banyak total tunggakan tersebut, sekitar 94,12 persen berasal dari pelanggan rumah tangga. Tingginya tunggakan itu, karena pola pikir masyarakat yang keliru dan juga biaya denda yang dianggap masih rendah.

“Masyarakat kita masih banyak yang salah persepsi. Mereka beranggapan, jika belum telat tiga bulan tidak akan dicabut oleh PLN. Padahal itu pemahaman yang salah, karena telat sehari saja sebenarnya kita berhak melakukan pemutusan sementara,” jelasnya.

Karena cara berfikir yang demikian, ditambah biaya denda yang hanya sekitar Rp 3.000 perbulan, khususnya bagi pelanggan rumah tangga. Menurutnya sangat wajar jika angka tunggakan pembayaran listrik terus membengkak.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge