0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sragen bakal Kembangkan Tanaman Sorgum

Kepala Dinas Pertanian Sragen Eka Rini Mumpuni (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Dinas Pertanian Kabupaten Sragen mewacanakan bakal mengembangkan tanaman sorgum pada lahan kering. Langkah ini sebagai alternatif kalau terjadi musim kemarau panjang. Namun untuk saat ini belum memungkinkan lantaran hujan masih terjadi hujan.

”Kalau untuk saat masih bisa kita upayakan untuk menanam kacang hijau dan kedelai di lahan kering,” kata Kepala Dinas Pertanian Sragen Eka Rini Mumpuni, Rabu (21/9).

Eka menyampaikan, beberapa waktu lalu ada pengembang yang menawarkan sorgum di Sragen untuk lahan kering. Hal tersebut disambut baik lantaran sorgum merupakan subtitusi pengganti padi.

”Pengembang kita sambut baik, tapi kita uji coba dulu di luas lahan satu hektar, mampu menanam atau tidak. Kita juga akan belajar ke Wonogiri yang sudah lebih dulu mengembangkan,” terangnya.

Dikatakannya, kalau terjadi musim kemarau yang sangat parah di Sragen, ada sekitar 4000 hektar lahan yang tidak bisa dimanfaatkan. Seperti yang ada di Kecamatan Sukodono dan beberapa kawasan lain.

”Lumayan misalnya 4.000 hektar bisa tujuh sampai delapan ton sorgum. Tapi untuk uji coba kondisi alam belum mendukung, masyarakat  masih bisa tanam jagung di lahan yang kering,” jelas Eka.

Dia berharap hasil yang didapat dari sorgum minimal sama dengan padi. Tanaman sorgum dapat dimanfaatkan sebagai makanan olahan dibuat tepung. Juga bisa untuk industri menggantikan tepung terigu yang impor. Selain itu juga bisa untuk pakan ternak.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge