0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tidak Hadiri Sidang Tiga Kali, Hj Sulani Jadi Buron

Eksekusi rumah mantan pesinden Hj Sulani (timlo.net/agung widodo)

Sragen — Mantan sinden terkenal dari Sragen, Hj Sulani (60), warga Dukuh Benersari RT 27 Desa Bener, Kecamatan Ngrampal semakin tidak menentu. Pasalnya setelah bekas rumahnya dieksekusi dan dikabarkan menghilang, kini dia juga dinyatakan buron oleh pihak kejaksaan.

“Kita sudah minta kepolisian untuk membantu mencarinya agar bisa dihadirkan dalam sidang,” kata Kasie Pidana Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Sragen, Dananjaya Widiharsono, mewakili Kajari Herrus Batubara, Selasa (20/9).

Dananjaya menjelaskan, Hj Sulani menjadi terdakwa dalam kasus penyerobotan rumah dan pekarangan milik Anton, seorang pengusaha rumah makan. Hj Sulani sudah tiga kali berturut-turut mangkir dari sidang kasus tersebut di Pengadilan Negeri (PN) Sragen.

Menurutnya, majelis hakim sendiri telah meminta jaksa agar menghadirkan terdakwa secara paksa. Namun hingga sekarang keberadaan Hj Sulani sendiri belum diketahui secara pasti.

“Kita tetap berupaya tapi sampai sekarang juga tidak tahu posisi terdakwa di mana. Makanya nanti tinggal melihat majelis bagaimana apakah sidang akan dilanjutkan atau tidak,” jelas Dananjaya.

Dia menambahkan, dalam kasus ini, terdakwa dijerat Pasal 167 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 bulan penjara.

Seperti pernah diberitakan Timlo.net sebelumnya, menghilangnya Hj Sulani tersebut berkaitan erat dengan kelompok Mujais. Orang yang selama ini mengaku sebagai presiden tandingan dari Pemerintahan NKRI. Sulani diduga ada di Malang, Jawa Timur, tempat di mana Mujais bermarkas.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge