0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Waseso Ditetapkan Tersangka, Lha Kok Gak Ditahan?

timlo.net/achmad khalik
Satreskrim Polresta Solo melakukan rekonstruksi kasus pemalsuan pencairan uang di Kantor Bank UOB Jalan Urip Soemohardjo, Solo (timlo.net/achmad khalik)

Solo – Mantan manager Persis Solo, Waseso menjadi tersangka kasus dugaan pemalsuan pencairan uang di Kantor Bank UOB Jalan Urip Soemohardjo, Solo. Kuat dugaan, Waseso memalsukan tandatangan rekan bisnis sekaligus pasangannya sendiri bernama Roestina Cahyo Dewi hingga mengakibatkan kerugian senilai Rp 23 Miliar.

“Penarikan uang yang dilakukan oleh Waseso dilakukan sekitar tahun 2012 hingga 2013 silam,” terang Kasat Reskrim, Kompol Saprodin di sela rekonstruksi, Selasa (20/9) siang.

Saprodin mengaku, terdapat 18 tanda tangan korban (pelapor – Red) yang dipalsukan tersangka untuk mencairkan uang di Bank UOB Jalan Urip Soemohardjo. Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, Waseso hingga saat ini masih melenggang bebas tanpa menjalani proses penahanan. Saat disinggung hal itu, Saprodin mengaku yang bersangkutan sejauh ini masih kooperatif dan dikenakan wajib lapor.

“Memang belum dilakukan penahanan. Tapi, tersangka dikenakan wajib lapor. Dan sejauh ini yang bersangkutan masih kooperatif,” terang mantan Kapolsek Banjarsari tersebut.

Terkait perkara dugaan tindak pidana pemalsuan tanda tangan, Waseso tidak membantah statusnya sebagai tersangka. Adapun perihal pemalsuan tanda tangan yang diperkirakan hingga 18 kali, hal itu dibantah Waseso.

“Ya tidak sampai segitu mas, ceritanya panjang dan akan saya jelaskan lebih detail terkait masalah yang terjadi,” kata Waseso saat dikonfirmasi disela mengikuti jalannya reka ulang tindak pidana khusus perbankan di Bank UOB, Selasa sore.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge