0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bakar Lahan Tebu, Paiman Tewas Terpanggang

merdeka.com
ilustrasi kebakaran hutan (merdeka.com)

Sragen – Nasib tragis dialami Mbah Paiman (67), warga Dukuh Sidomulyo RT 17 Desa Kedawung, Kecamatan Mondokan, Sragen. Gara-gara membakar daun tebu yang telah kering, dia malah terjebak di dalam kobaran api yang mengakibatkan tubuhnya sendiri hangus terbakar.

“Korban ditemukan warga di tengah lahan tebu yang terbakar dalam keadaan sudah meninggal dunia dengan luka bakar di sekujur tubuh,” kata Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Saptiwi mewakili Kapolres AKBP Cahyo Widiarso, Selasa (20/9).

Menurut Saptiwi, pada Senin (19/9) sore saat korban bersama rekannya Yitno (70), warga Dukuh Grogol RT 16 Desa Kedawung, Kecamatan Mondokan dimintai tolong untuk membakar rapak (daun tebu yang sudah kering) di lahan milik Ngatino yang berada di Dukuh Sidomulyo RT 17.

Namun entah mengapa, akhirnya mbah Paiman berangkat sendirian untuk membakar rapak tersebut. Setelah dibakar, api merembet ke lahan tebu sebelah dan korban diduga terjebak dalam kobaran api. Korban ditemukan tewas oleh warga sekitar pukul 16.30 WIB.

Dari hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Mondokan, Rita Ernawati dan tim identifikasi Polres Sragen, korban memang tewas lantaran akibat luka bakar di sekujur tubuhnya.

“Tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan. Korban kemudian diserahkan pihak keluarga untuk dimakamkan,” ujar AKP Saptiwi.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge