0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Pesan Ganjar untuk Program TMMD Sengkuyung II

dok.timlo.net/agung widodo
Pembukaan TMMD Sengkuyung II di Desa Poleng, Kecamatan Gesi, Sragen (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Pengentasan kemiskinan menjadi tema pokok dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap II.  Setidaknya itu yang diamanatkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo  dalam pembukaan TMMD di Lapangan Desa Poleng, Kecamatan Gesi.

“Pada prinsipnya TMMD merupakan ikhtiar dan upaya kita bersama untuk menanggulangi kemiskinan, keterbelakangan dan ketertinggalan khususnya di lingkup pedesaan,” kata Wakil Bupati Sragen, Dedy Endriyatno saat membacakan amanat Ganjar, Selasa (20/9).

Menurutnya, saat ini kemiskinan masih menjadi PR besar bagi Jateng yang harus cepat diselesaikan. Dari data yang ada, di Jateng angka kemiskinan masih cukup tinggi, per 1 Maret 2016 sebesar 13,27 persen℅ atau 4,507 juta jiwa. Di Jateng sendiri masih ada 15 daerah yang berada dalam zona merah kemiskinan.

Melalui TMMD ini, dia meminta untuk terus membangun sarana dan prasarana pelayanan masyarakat desa seperti RTLH, sarana air bersih, penyediaan saluran pembuangan air limbah dan jambanisasi.

Sementara Dandim 0725/Sragen, Letkol Inf Denny Marantika menjelaskan, rencananya dalam TMMD Sengkuyung kali ini akan membangun sarana fisik seperti betonisasi jalan sepanjang 2.500 meter, talud jalan sepanjang 47 meter dan RTLH 7 unit. Sedangkan sasaran non fisik meliputi penyuluhan tentang Empat Pilar Kebangsaan, penyuluhan tentang antisipasi kegiatan terorisme, Kamtibmas dan bahaya narkoba, penyuluhan pertanian dan penyuluhan tentang pembuatan SIM.

“TMMD ini akan berlangsung mulai 20 September hingga 19 Oktober,” ujarnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge